KPPN Poso Salurkan THR Rp19,4 M ke 5.143 Penerima
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Poso, telah menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 sebesar Rp19,4 miliar atau sekitar 93 persen dari total alokasi anggaran Rp20,9 miliar kepada 5.143 penerima.
Idul Fitri 1447 Hijriyah
POSO, METROSULAWESI.NET - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Poso, telah menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 sebesar Rp19,4 miliar atau sekitar 93 persen dari total alokasi anggaran Rp20,9 miliar kepada 5.143 penerima.
"Sampai 14 Maret 2026, KPPN Poso telah menyalurkan THR sebesar Rp19,4 miliar atau sekitar 93 persen dari total alokasi anggaran Rp20,9 miliar,” kata Kepala KPPN Poso Yosi Rizal Adyanto di Poso, Senin 16 Maret 2026.
Ia mengatakan realisasi penyaluran hingga 14 Maret tersebut telah diberikan kepada 5.143 penerima yang meliputi PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, pegawai pemerintah nonpegawai negeri (PPNPN), serta penerima tunjangan.
Ia merinci penyaluran THR untuk 2.520 pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri mencapai Rp11,1 miliar, kemudian pegawai pemerintah nonpegawai negeri (PPNPN) untuk 230 penerima mencapai Rp825,8 juta dan untuk 357 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebesar Rp855,5 juta.
Selain itu, THR juga disalurkan kepada 2.036 penerima tunjangan dengan nilai mencapai Rp6,62 miliar sehingga total realisasi penyaluran THR yang telah disalurkan oleh KPPN Poso mencapai Rp19,4 miliar kepada 5.143 penerima.
Yosi menjelaskan penyaluran THR tahun 2026 tersebut mencakup seluruh satuan kerja (satker) mitra KPPN Poso yang tersebar di empat kabupaten di wilayah kerja instansi tersebut, yakni Kabupaten Poso, Tojo Una-Una, Morowali dan Morowali Utara.
Ia mengatakan, pihaknya juga terus berkoordinasi secara intensif dengan satker yang belum mengajukan pencairan agar proses penyaluran THR dapat segera diajukan sehingga dapat dituntaskan sebelum Hari Raya Idul Fitri sesuai arahan pemerintah pusat.
“Hal ini penting mengingat pembayaran THR menjadi salah satu pos belanja negara yang disiapkan dalam mendukung daya beli masyarakat,” katanya.
Sementara itu, lanjut dia, total realisasi belanja negara di wilayah kerja KPPN Poso hingga 14 Maret 2026 tercatat mencapai sekitar Rp850 miliar atau 20,53 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp4,145 triliun.Dari jumlah tersebut, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp141,61 miliar atau 19,92 persen dari pagu Rp711,07 miliar yang terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp97,06 miliar, belanja barang Rp41,39 miliar dan belanja modal Rp3,14 miliar.
Adapun realisasi transfer ke daerah mencapai Rp709,31 miliar atau 20,65 persen dari pagu Rp3,434 triliun yang meliputi dana bagi hasil sebesar Rp47,78 miliar, dana alokasi umum Rp526,26 miliar, dana transfer khusus Rp127,15 miliar, serta dana desa Rp8,10 miliar.
Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?
