Disdik Pastikan Pendaftaran Berani Cerdas Masih Buka
Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah (Disdik Sulteng) memastikan pendaftaran Beasiswa Berani Cerdas masih terbuka. Program ini terbuka untuk beasiswa mulai jenjang D3, S1, S2, S3 hingga PPDS.
PALU, METROSULAWESI.NET - Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah (Disdik Sulteng) memastikan pendaftaran Beasiswa Berani Cerdas masih terbuka. Program ini terbuka untuk beasiswa mulai jenjang D3, S1, S2, S3 hingga PPDS.
Masyarakat, khususnya mahasiswa baru dan mahasiswa aktif, diimbau untuk tidak panik karena proses pengunggahan berkas masih terus berjalan.
Penanggung Jawab Program Berani Cerdas Disdik Sulteng, Dr. Sintia Dewi Mateka, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penutupan untuk jalur mandiri (perguruan tinggi negeri) maupun seleksi masuk perguruan tinggi swasta.
"Ada beberapa informasi di luar bahwa sudah ditutup untuk upload berkas bagi mandiri dan seleksi swasta, itu tidak benar. Masih tetap dibuka pendaftaran, masih tetap dibuka untuk penguploadan berkas," terang Sintia kepada awak media, Senin, 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa batasan waktu yang sempat diumumkan sebelumnya hanya berlaku bagi Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) karena menyesuaikan dengan tenggat waktu pembayaran di sistem nasional.
Sementara untuk jalur lainnya, pendaftaran direncanakan terus terbuka dan menyesuaikan hingga November 2026 mendatang. Guna menghindari kesalahan saat mendaftar, Sintia kembali memperjelas kategori beasiswa yang tersedia ke dalam dua jalur utama yaitu: Jalur Prestasi mencakup Akademik dan Non-Akademik.
Jalur kedua Afirmasi yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang beruntung atau kurang mampu secara ekonomi.
Hingga pertengahan Juni ini, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tercatat jumlah pendaftar untuk jenjang S1 sudah menembus angka lebih dari 20.000 orang. Pihak Disdik Sulteng saat ini masih melakukan penarikan data secara berkala untuk memisahkan detail jumlah pendaftar S1 dan S2.
Sintia mengingatkan para pendaftar agar sangat teliti dalam memilih menu jurusan atau jalur di dalam akun aplikasi agar tidak "kehilangan arah". Salah satu poin penting yang ia garis bawahi adalah mengenai posisi pendaftar program profesi dan Koas (kedokteran).
"Untuk program profesi dan Koas, masuk di jenjang S2 pada pilihan Bantuan Biaya Pendidikan. Jadi jangan ambil di S1, ambil di S2 agar tidak salah pilih di dalam aplikasi," imbaunya.
Lebih lanjut, mengenai pertanyaan dari calon mahasiswa S2 terkait biaya perkuliahan yang mendekati batas waktu pembayaran kampus, Disdik Sulteng menyampaikan bahwa kuota untuk jenjang S2 sangat terbatas dan harus melalui proses seleksi yang ketat.
Berbeda dengan S1 yang tidak melalui tahapan seleksi ketat asalkan memenuhi seluruh persyaratan dari pihak Berani Cerdas dan pihak kampus.
"Karena S2 itu menggunakan seleksi dan ada kuotanya, kami tidak bisa menjamin atau memberikan kepastian di awal siapa nanti yang akan lolos," pungkasnya. (mic)
Apa Reaksimu?

