Persipal Fc jadi Donggala United, Era Laskar Tadulako Berakhir?

Pengesahan perubahan nama Persipal FC menjadi Donggala United dalam Kongres PSSI memunculkan pertanyaan besar di kalangan pencinta sepak bola Sulawesi Tengah

Agustus 5, 2026 - 21:49
Persipal Fc jadi Donggala United, Era Laskar Tadulako Berakhir?
Skuad Persipal Fc di Championship. (Foto: Adi Pranata)

Palu, Metrosulawesi.net– Pengesahan perubahan nama Persipal FC menjadi Donggala United dalam Kongres PSSI memunculkan pertanyaan besar di kalangan pencinta sepak bola Sulawesi Tengah: apakah era Persipal benar-benar sudah berakhur?

Jawabannya tidak sesederhana pergantian nama yang terlihat di permukaan.

Nama yang berubah menjadi Donggala United adalah klub profesional yang selama beberapa musim menggunakan identitas Persipal FC di kompetisi kasta kedua. Klub tersebut sebelumnya memperoleh tempat di Liga 2 setelah mengakuisisi Muba Babel United pada 2022.

Sementara itu, Persipal sebagai identitas sepak bola Kota Palu sebelumnya telah memiliki jalur pembinaan tersendiri, termasuk Persipal Palu Junior dan Akademi Persipal.

Karena itu, perubahan identitas klub profesional tidak otomatis menghapus seluruh kegiatan, sejarah, akademi, maupun organisasi sepak bola yang memakai nama Persipal.

Ada Dua Jalur Persipal sejak Akuisisi Muba Babel United

Untuk memahami persoalan ini, publik perlu kembali ke 2022.

Persipal yang saat itu berkompetisi dari jalur daerah mengakuisisi tempat Muba Babel United agar dapat bermain di Liga 2. Sejumlah catatan mengenai sejarah klub menyebut tim hasil akuisisi itu kemudian tampil di kasta kedua memakai nama Persipal.

Pada saat bersamaan, tim Persipal yang berasal dari jalur kompetisi daerah tetap berjalan dengan nama Persipal Palu Junior dan tampil di Liga 3 musim 2022/2023. 

Artinya, sejak awal sudah terdapat pemisahan antara:

klub profesional pemegang hak kompetisi hasil akuisisi Muba Babel United; dan

Persipal Palu Junior yang meneruskan jalur pembinaan serta kompetisi daerah.

Pemisahan inilah yang menjadi dasar mengapa perubahan nama klub profesional menjadi Donggala United tidak serta-merta berarti seluruh unsur Persipal berhenti hidup.

Donggala United Meneruskan Slot Kompetisi Profesional

Manajemen telah membenarkan perubahan identitas Persipal FC menjadi Donggala United.

Manajer Donggala United, Ronny Tanusaputra, menyebut perubahan tersebut merupakan strategi untuk membangun fondasi klub yang lebih kuat, meningkatkan tata kelola, dan menyesuaikan identitas dengan arah pengembangan baru.

Ia juga menyatakan estafet pengelolaan klub telah diserahkan kepadanya untuk melanjutkan proses pembangunan tim. 

Dengan demikian, Donggala United menjadi klub yang meneruskan hak kompetisi profesional yang sebelumnya dimainkan menggunakan nama Persipal FC.

Setelah terdegradasi dari Championship 2025/2026, klub tersebut diproyeksikan tampil di Liga Nusantara dengan identitas baru Donggala United. 

Yang berpindah bukan sekadar nama di poster atau logo, melainkan identitas klub yang tercatat sebagai peserta kompetisi profesional.

Apakah Persipal Masih Bisa Tetap Ada?

Persipal masih dapat tetap ada sepanjang organisasi, badan hukum, keanggotaan, dan kegiatan pembinaannya memang berdiri terpisah dari perusahaan pengelola Donggala United.

Indikasinya terlihat dari keberadaan Akademi Persipal yang masih aktif dalam pembinaan usia muda.

Pada Februari 2026, Akademi Persipal Palu menurunkan tim U-14 dan U-16 di Liga TopSkor Zona Sulawesi Tengah. Kedua kelompok usia tersebut bahkan berhasil menembus pertandingan final. 

Akademi Persipal Junior Mese-Mese U-12 juga menjuarai ILM Cup 2026 setelah mengalahkan SSB Darma Putra 2-1. Sejumlah pemain dan pelatih akademi turut meraih penghargaan individu. 

Fakta itu menunjukkan nama Persipal masih digunakan secara aktif dalam pembinaan sepak bola usia dini, setidaknya sampai pertengahan 2026.

Sementata itu, ketiadaan pada satu musim kompetisi tidak otomatis berarti klub bubar. Klub bisa tidak mendaftar, tidak lolos verifikasi, vakum, atau memilih fokus pada pembinaan usia muda.

Dalam sepak bola profesional Indonesia, nama tim yang tampil di kompetisi dan badan hukum pengelolanya merupakan dua hal yang berkaitan, tetapi tidak selalu identik.

PSSI memang memungkinkan klub mengajukan perubahan nama. Perubahan tersebut harus melewati ketentuan administrasi dan kemudian disahkan melalui kongres.

Dalam kasus-kasus sebelumnya, PSSI mengesahkan perubahan nama klub dari berbagai kasta melalui Kongres Biasa. PSSI menegaskan pergantian nama memiliki ketentuan tersendiri dan harus memperoleh persetujuan federasi. 

Karena itu, untuk memastikan apakah Persipal dan Donggala United mempunyai perusahaan atau badan hukum berbeda, 

Persipal mempunyai sejarah yang lebih panjang daripada klub profesional hasil akuisisi pada 2022.

Klub yang bermain di kasta kedua menggunakan nama Persipal setelah pengambilalihan hak kompetisi Muba Babel United. Sementara itu, akar Persipal Palu sebelumnya tetap hidup melalui jalur junior dan pembinaan daerah. 

Situasi semacam ini bukan hal baru dalam sepak bola Indonesia.

Satu nama bersejarah dapat digunakan oleh klub profesional hasil akuisisi, sementara perkumpulan asal, akademi, atau tim junior tetap berjalan melalui jalur keanggotaan berbeda.

Ketika klub profesional mengganti nama, hak tampilnya di kompetisi ikut menggunakan identitas baru. Namun, nama dan sejarah perkumpulan asal tidak otomatis terhapus selama organisasi tersebut masih aktif dan diakui.

Jadi, Apakah Persipal Sudah Mati?

Belum ada dasar kuat untuk mengatakan Persipal telah mati sepenuhnya.

Yang dapat dipastikan adalah klub profesional yang musim lalu bermain dengan nama Persipal FC telah berubah identitas menjadi Donggala United.

Sementara itu, nama Persipal masih terlihat dalam kegiatan akademi dan pembinaan usia muda. Bukti aktivitas Akademi Persipal U-12, U-14, dan U-16 sepanjang 2026 menunjukkan ekosistem pembinaannya masih berjalan. (ap)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow