Mantan Juara WBC Lerena Turunkan Berat Badan Incar Sabuk Penjelajah

Mantan juara dunia kelas bridger (101,6 kg) World Boxing Council (WBC) Kevin Lerena menurunkan berat badan demi mengincar sabuk juara WBC International Cruiserweight pada 7 November mendatang di Sandton Convention Centre, Afrika Selatan.

Sep 19, 2026 - 06:31
Mantan Juara WBC Lerena Turunkan Berat Badan Incar Sabuk Penjelajah
Poster duel tinju Kevin Lerena (kiri) melawan Scott Forrest untuk merebut sabuk juara World Boxing Council (WBC) International Cruiserweight dalam laman WBC yang dipantau di Jakarta, Sabtu (19/9/2026). (Laman resmi WBC)

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Mantan juara dunia kelas bridger (101,6 kg) World Boxing Council (WBC) Kevin Lerena menurunkan berat badan demi mengincar sabuk juara WBC International Cruiserweight pada 7 November mendatang di Sandton Convention Centre, Afrika Selatan.

"Lerena telah membuat keputusan drastis namun terencana: meninggalkan divisi kelas bridger dan turun ke kelas penjelajah (90,7 kg)," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Petinju Afrika Selatan itu akan turun ke divisi tempat ia membangun reputasinya sebagai juara dan di mana ia merasa masih memiliki urusan yang belum selesai.

Setelah mengalami kekalahan tipis melalui keputusan juri melawan Ryad Merhy dari Belgia pada Mei lalu, yang membuatnya kehilangan gelar WBC, petinju tangguh itu memahami bahwa kelas kompetitifnya yang sebenarnya adalah divisi 200 pon.

Proses yang dijalaninya tidak mudah karena Lerena harus berjuang menurunkan berat badannya dari 100,7 kg menjadi 97 kilogram. Lerena memfokuskan setiap sesi latihan pada upaya mencapai berat ideal serta menjaga disiplin mental.

Lerena telah mengatakan bahwa kembali ke kelas cruiserweight berarti kembali ke divisi tempat ia menghabiskan waktu yang sangat lama.

Ia pernah menjadi juara dunia di divisi tersebut selama beberapa tahun sehingga upayanya untuk kembali mencapai berat badan yang sesuai dengan kelas itu menjadi salah satu tujuan besarnya. Petinju berusia 34 tahun itu menegaskan bahwa dirinya berada dalam kondisi fisik optimal dengan pola pikir yang sepenuhnya positif.

Namun, Lerena yang saat ini berada di peringkat kelima dalam peringkat WBC memiliki tujuan yang jelas, yaitu meraih kemenangan meyakinkan untuk segera memposisikan dirinya agar mendapatkan kesempatan merebut gelar juara dunia.

Rintangan pertama dalam perjalanan kembalinya tidak akan mudah. Petinju yang akan berdiri tepat di depannya adalah Scott Forrest, petinju asal Skotlandia yang berbahaya dan memiliki latar belakang amatir tingkat atas.

Forrest merupakan juara nasional sembilan kali di negaranya, pernah berkompetisi untuk Tim GB, serta tampil pada Commonwealth Games 2014 dan 2018. Ia juga pernah berpartisipasi dalam kejuaraan dunia.

Keduanya akan naik ring sebagai bintang utama dalam acara "Knockout Chaos 3: The Return", sebuah acara yang menjadi bagian dari langkah baru menuju puncak tinju global.

WBC menambahkan bahwa pertandingan menarik antara Lerena dan Forrest tersebut akan memperebutkan gelar bergengsi WBC International Cruiserweight Championship, sebuah gelar yang diciptakan pada Konvensi Tahunan organisasi tersebut pada 1986 atas inisiatif presiden seumur hidup WBC, Don José Sulaimán.

Sabuk tersebut secara historis telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu batu loncatan menuju kejuaraan dunia sekaligus menjadi jendela eksposur internasional bagi para petinju yang mengejar posisi di level elite, termasuk Lerena dan Forrest. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow