Poso Target Masuk Lima Besar di Porprov Morowali
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali resmi diundur dari jadwal semula 2–11 November 2026 menjadi 6–15 Desember 2026.
POSO, METROSULAWESI.NET - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali resmi diundur dari jadwal semula 2–11 November 2026 menjadi 6–15 Desember 2026.
Keputusan ini tertuang dalam surat resmi Gubernur Sulawesi Tengah untuk mematangkan kesiapan infrastruktur dan venue.
Sebanyak 27 cabang olahraga (cabor) siap dipertandingkan.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Poso memasang target pada ajang Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali, yakni kontingen Bumi Sintuwu Maroso ini membidik posisi lima besar klasemen akhir dengan menargetkan raihan 25 medali emas.
Target tersebut disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Poso, H Sukimin, dalam rapat konsolidasi perdana kepengurusan KONI Kabupaten Poso periode 2025–2029 yang digelar di Gedung Pogombo, Sabtu (1/8).
"Untuk mencapai target tersebut, kontingen Kabupaten Poso siap bertarung, maksimal kontingen Poso akan mengikuti dua puluh dari total dua puluh empat cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov di Morowali" tegas H Sukimin.
Ditambahkannya, nantinya sebanyak 150 atlet terbaik telah dipanggil untuk memperkuat kontingen Poso, salah satu ujung tombaknya adalah Noveldi Petingko, atlet andalan peraih tiga emas dari cabang lari jarak jauh nomor lima, sepuluh, dan dua puluh satu kilometer pada Porprov sebelumnya.
"Dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah daerah, mulai dari anggaran operasional hingga kepastian bonus bagi peraih medali emas telah disiapkan.
Ketua KONI menjamin pengelolaan anggaran ini akan dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran," tuturnya.
Pada edisi Porprov Sulteng 2022 lalu, Kabupaten Poso berhasil membukukan total lima puluh keping medali, dengan sembilan di antaranya adalah medali emas.
Pada ajang empat tahunan kali ini, kontingen Kabupaten Poso optimistis mampu melampaui rekor tersebut.
Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

