Pelindo Regional 4 Pantoloan dan KSOP Teluk Palu Perkuat Sinergi Melalui Pembahasan Sarpras 2 Tahunan
Pelindo Regional 4 Pantoloan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu melaksanakan Rapat Pembahasan Rekomendasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) 2 Tahunan di Pelabuhan Pantoloan
PALU, METROSULAWESI.NET- Pelindo Regional 4 Pantoloan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu melaksanakan Rapat Pembahasan Rekomendasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) 2 Tahunan di Pelabuhan Pantoloan, pada Kamis 18 Juni 2026 bertempat di ruangan rapat lantai 1 Kantor PT Pelindo Terminal Peti Kemas Pantoloan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memastikan kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan guna mendukung keselamatan pelayaran, keamanan pelabuhan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepelabuhanan di wilayah Teluk Palu dan sekitarnya.
Dalam rapat tersebut, Pelindo Regional 4 Pantoloan dan KSOP Kelas II Teluk Palu melakukan evaluasi terhadap kondisi eksisting fasilitas pelabuhan sekaligus membahas berbagai rekomendasi peningkatan dan pengembangan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung kelancaran operasional pelabuhan di masa mendatang.
Pembahasan meliputi aspek keselamatan pelayaran, kesiapan fasilitas sandar, infrastruktur penunjang operasional, serta peningkatan kualitas layanan kepada pengguna jasa kepelabuhanan. Melalui forum ini, regulator dan operator pelabuhan memperkuat sinergi dalam mewujudkan tata kelola pelabuhan yang aman, andal, efisien, dan berkelanjutan.
Pelindo Regional 4 Pantoloan menyambut baik kolaborasi yang terus terjalin dengan KSOP Kelas II Teluk Palu sebagai bagian dari upaya bersama mendukung transformasi sektor kepelabuhanan nasional. Sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat peran Pelabuhan Pantoloan sebagai gerbang logistik strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah Sulawesi Tengah.
Menurut General Manager Pelindo Regional 4 Pantoloan, Chaerur Rijal, “Kedepannya hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat ini akan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan langkah-langkah peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan guna menghadirkan layanan yang semakin optimal bagi seluruh pengguna jasa.”
“Untuk itu, Pelindo Regional 4 Pantoloan berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang unggul, berstandar keselamatan tinggi, serta mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui pengelolaan pelabuhan yang profesional dan berkelanjutan,” lanjut Chaerur Rijal.
Sementara Deputy Manager Unit Pantoloan dan Tolitoli Pelindo Jasa Maritim, Capt Hamsah, mengatakan dengan di rekomendasikannya sarparas 2 tahunan Pelabuhan Pantoloan, tidak saja terkait kepatuhan terhadap regulator, tetapi juga dari sisi bisnis, operasional, dan pengembangan Pelabuhan pantoloan kedepannya.
Opportunity Bagi Pelindo Regional 4 Pantoloan.
Rekomendasi KSOP Kelas II Teluk Palu terkait sarpras 2 tahunan ini dapat menjadi dasar bagi Pelabuhan Pantoloan untuk mengajukan investasi guna pengembangan fasilitas Pelabuhan. Dengan adanya peningkatan investasi infrastruktur diharapkan adanya peluang pertumbuhan throughput petikemas dengan adanya penambahan area penumpukan petikemas (container yard), penambahan dan pengembangan dermaga, serta penambahan alat bongkar muat.
Sementara dari sisi peluang peningkatan traffic kapal dan barang, baik itu kunjungan kapal petikemas maupun kapal curah (Non petikemas). Hal ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan jasa tambat, jasa dermaga, penumpukan, pendapatan petikemas maupun pendapatan jasa kapal.
Sedangkan dari sisi peluang (Opportunity) pasar baru dan ekspansi bisnis, jika dikaitkan dengan peluang pemanduan di TUKS, bahwa rekomendasi sarpras ini dapat menjadi landasan untuk Pelindo Regional 4 Pantoloan, khususnya Pelindo Jasa Maritim untuk pengembangan layanan pemanduan dan penundaan, serta pengembangan kawasan logistic.
Sementara Kasi Lala dan Usaha Pelabuhan KSOP Kelas II Teluk Palu, Marvin Arief Yudistira, S.ST., M.A mengatakan, “Dari sisi penguatan safety dan compliance, implementasi rekomendasi sarpras ini akan dapat mengurangi risiko kecelakaan, menekan potensi temuan audit, dan meningkatkan kepatuhan terhadap standar kepelabuhanan.”
Implementasi rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan arus barang dan kapal, meningkatkan keselamatan operasional, serta memperkuat posisi Pelabuhan Pantoloan sebagai gerbang logistik utama di Sulawesi Tengah. (adv)
Apa Reaksimu?

