Pintu Promosi Tertutup, Pintu Degradasi Terbuka Lebar
Posisi Persipal FC di Pegadaian Championship kian mengkhawatirkan. Kekalahan 1-3 dari Persela Lamongan pada laga lanjutan Grup Timur di Stadion Gawalise, Sabtu (31/1), membuat Laskar Tadulako semakin dekat dengan jurang degradasi.
PALU, METROSULAWESI.NET - Posisi Persipal FC di Pegadaian Championship kian mengkhawatirkan. Kekalahan 1-3 dari Persela Lamongan pada laga lanjutan Grup Timur di Stadion Gawalise, Sabtu (31/1), membuat Laskar Tadulako semakin dekat dengan jurang degradasi.
Hingga berakhirnya putaran kedua, Persipal belum sekalipun meraih kemenangan dan masih terdampar di dasar klasemen dengan enam poin. Kondisi tersebut membuat Persipal kini berada dalam tekanan besar untuk menyelamatkan diri pada sisa kompetisi putaran ketiga.
Secara matematis, peluang Persipal untuk promosi sudah tertutup. Dengan sembilan laga tersisa, poin maksimal yang bisa diraih Kenzo Nambu dan kawan-kawan hanya 32 poin, angka yang tak lagi memungkinkan untuk mengejar posisi promosi otomatis maupun zona play-off. Sebaliknya, ancaman degradasi justru semakin nyata.
Persaingan di papan bawah Grup Timur terbilang ketat. Setiap kegagalan meraih poin di laga-laga berikutnya akan semakin mempersempit ruang gerak Persipal untuk keluar dari zona merah. Konsistensi permainan dan mental bertanding menjadi pekerjaan rumah utama tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah tersebut.
Pada laga melawan Persela, Persipal sebenarnya sempat memberi harapan setelah unggul lebih dulu melalui gol di menit ke-40. Namun, rapuhnya lini pertahanan kembali menjadi sorotan. Dua gol cepat Persela jelang turun minum dan satu gol tambahan di babak kedua membuat Persipal kembali menelan kekalahan.
Sejumlah peluang emas di babak kedua juga gagal dimaksimalkan. Tendangan Joshua Isir yang membentur mistar serta peluang Rizqki Putra yang mampu digagalkan kiper lawan menjadi gambaran tumpulnya lini serang Persipal di momen-momen krusial.
Dengan sembilan pertandingan tersisa, Persipal FC berada di persimpangan jalan. Kegagalan meraih poin penuh dalam waktu dekat bisa membuat Laskar Tadulako semakin sulit keluar dari ancaman degradasi dan berpotensi mengakhiri musim dengan hasil terburuk sejak tampil di Pegadaian Championship.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?
