Tidak Ada Lagi ISSI Sulawesi Tengah
Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) tingkat pusat hingga daerah resmi mengalami perubahan nama menjadi Indonesia Cycling Federation (ICF). Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Nasional yang digelar pada Oktober 2025.
PALU, METROSULAWESI.NET - Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) tingkat pusat hingga daerah resmi mengalami perubahan nama menjadi Indonesia Cycling Federation (ICF). Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Nasional yang digelar pada Oktober 2025.
Dengan perubahan ini, seluruh struktur organisasi di daerah, termasuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, kini tidak lagi menggunakan nama ISSI. Artinya, ISSI Sulawesi Tengah secara resmi tidak ada lagi, dan selanjutnya organisasi induk olahraga sepeda di wilayah tersebut menggunakan nama Indonesia Cycling Federation Sulawesi Tengah (ICF Sulteng).
Perubahan nama ini menjadi penanda dimulainya era baru tata kelola organisasi olahraga sepeda nasional yang lebih modern, profesional, serta selaras dengan standar organisasi internasional.
Seiring dengan transformasi tersebut, Indonesia Cycling Federation juga memperkenalkan logo resmi organisasi yang sarat makna dan filosofi perjuangan olahraga sepeda Indonesia.
Logo ICF menggunakan tiga huruf utama “ICF” yang merupakan singkatan dari Indonesia Cycling Federation. Logo ini mempresentasikan identitas, semangat, serta nilai perjuangan patriot olahraga sepeda Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam dokumen resmi organisasi dijelaskan bahwa logo ICF mengandung sejumlah unsur penting, di antaranya mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang besar dan kuat, bersifat inklusif, dinamis, serta menggambarkan semangat bergerak bersama. Selain itu, logo ini juga merepresentasikan komitmen terhadap tata kelola organisasi yang baik (good governance), modern, profesional, serta pembinaan prestasi yang berkesinambungan.
Dari sisi warna, logo ICF didominasi warna merah dan hitam yang memiliki makna filosofis mendalam. Warna merah melambangkan keberanian dan semangat juang, energi serta daya dorong, sekaligus mencerminkan nilai nasionalisme. Sementara warna hitam menggambarkan ketegasan dan kewibawaan, kekuatan dan ketahanan, serta profesionalisme dan stabilitas organisasi.
Kombinasi warna merah dan hitam dalam logo ICF melambangkan semangat kompetitif yang agresif namun tetap terkontrol, disiplin, dan berprinsip. Filosofi ini mencerminkan karakter atlet dan organisasi yang berani berjuang, patriotik, nasionalis, namun tetap menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme.
Secara keseluruhan, logo Indonesia Cycling Federation mencerminkan identitas nasional bangsa Indonesia, semangat juang tinggi atlet sepeda, kekuatan mental dan fisik, serta komitmen organisasi dalam menerapkan tata kelola yang baik. Transformasi dari ISSI ke ICF ini juga menegaskan tekad organisasi untuk menciptakan prestasi olahraga sepeda yang berkelanjutan melalui pembinaan, disiplin, dan integritas di seluruh daerah, termasuk Sulawesi Tengah.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?
