Akselerasi Reforma Agraria, Stafsus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia Tinjau Kinerja GTRA dan Pelayanan di Sulteng
Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (29/01).
PALU, METROSULAWESI.NET – Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (29/01). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penguatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan peningkatan kualitas pelayanan publik berjalan optimal di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Kedatangan Rezka Oktoberia disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Sulteng, Muhammad Naim, beserta Kepala Kantor Pertanahan Kota Palu, Susetyo Nugroho. Pertemuan yang berlangsung di aula Kanwil BPN Sulteng ini turut dihadiri oleh seluruh pejabat struktural Kanwil BPN Sulteng serta Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Fokus pada GTRA dan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam arahannya, Rezka Oktoberia menekankan bahwa GTRA bukan sekadar program administratif, melainkan instrumen nyata untuk menghadirkan keadilan sosial melalui redistribusi tanah dan penyelesaian sengketa agraria.
"Sesuai arahan Menteri, kita harus memastikan Reforma Agraria dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Saya meminta seluruh jajaran di Sulawesi Tengah untuk proaktif dalam mengidentifikasi subjek dan objek redistribusi agar target GTRA tahun ini tercapai dengan akurasi tinggi," tegas Rezka.
Selain Reforma Agraria, agenda utama kunjungan ini adalah evaluasi standar pelayanan. Rezka mengapresiasi langkah-langkah inovatif yang telah diambil oleh Kanwil BPN Sulteng di bawah kepemimpinan Muhammad Naim, namun ia juga mengingatkan agar transformasi digital terus ditingkatkan.
Kakanwil BPN Sulteng, Muhammad Naim, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan instruksi pusat. "Kami berkomitmen penuh untuk menjadikan Sulteng sebagai wilayah yang progresif dalam Reforma Agraria. Kehadiran Ibu Stafsus memberikan energi tambahan bagi kami dan para Kakantah untuk terus memberikan layanan yang transparan, cepat, dan bebas dari pungli," ujar Naim.
Senada dengan hal tersebut, Kakantah Kota Palu, Susetyo Nugroho, mengungkapkan bahwa koordinasi yang kuat antara pusat, wilayah, dan kantor pertanahan di tingkat kota menjadi kunci keberhasilan penyelesaian berbagai dinamika pertanahan di lapangan.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara Staf Khusus Menteri dengan para Kepala Kantor Pertanahan se-Sulteng terkait kendala teknis di lapangan serta solusi strategis dalam mempercepat sertifikasi tanah melalui program strategis nasional. (adv)
Apa Reaksimu?
