Bapenda Siapkan Layanan Drive-Thru Mudahkan Bayar PKB
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah berupaya meningkatkan pelayanan publik dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyosialisasikan pentingnya pencegahan stunting sekaligus kepatuhan membayar pajak.
PALU, METROSULAWESI.NET - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah berupaya meningkatkan pelayanan publik dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyosialisasikan pentingnya pencegahan stunting sekaligus kepatuhan membayar pajak.
Kepala Bapenda Sulteng, Andi Irman, mengungkapkan bahwa selain kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya juga tengah mempersiapkan dan melakukan uji coba inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui sistem drive-thru.
"Hari ini, kami mengadakan sosialisasi bekerja sama dengan TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah untuk mengedukasi masyarakat terkait pencegahan stunting dan kepatuhan membayar pajak," ujar Andi Irman di Palu, Rabu, 5 Agustus 2026.
Layanan drive-thru ini dikembangkan atas kerja sama Bapenda dengan Bank Sulteng yang bertindak sebagai penyedia sarana pendukung pembayaran. Melalui fasilitas ini, masyarakat yang ingin membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan, khususnya untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, dapat bertransaksi secara mudah dan nontunai menggunakan QRIS tanpa harus turun dari kendaraan.
"Masyarakat tidak perlu lagi turun dari mobil atau motor. Cukup mendatangi drive-thru dan melakukan pembayaran menggunakan QRIS melalui smartphone," jelasnya.
Mengenai peluncuran resmi (launching), Andi Irman menjelaskan bahwa pihaknya masih merampungkan kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras) serta berkoordinasi dengan instansi mitra, seperti penyediaan sistem komputer dan kesiapan tenaga operasional. Hal ini dilakukan agar saat resmi dibuka, layanan dapat berjalan sempurna tanpa kendala teknis.
"Kami belum meluncurkan secara resmi karena ingin memastikan pelaksanaannya betul-betul sempurna. Target kami dalam waktu dekat, setelah seluruh sarana, prasarana, komputer, dan tenaga pelayan siap, layanan ini akan dibuka penuh. Harapannya, masyarakat mendapatkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan tidak perlu bolak-balik lagi ke kantor Samsat setelah melakukan pembayaran," pungkas Kepala Bapenda Sulteng.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

