Round-Up Asian Games 2026: Indonesia Koleksi Satu Perak Empat Perunggu

Kontingen Indonesia mengoleksi satu medali perak dan empat perunggu pada hari pertama pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Minggu, setelah sejumlah atlet tampil pada berbagai cabang olahraga.

Sep 21, 2026 - 05:59
Round-Up Asian Games 2026: Indonesia Koleksi Satu Perak Empat Perunggu
Atlet teqball Indonesia Sumaya berpose dengan medali perak seusai bertanding melawan atlet teqball Myanmar Wai Khin Hnin pada final tunggal putri teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Higashi Sports Center, Aichi, Jepang, Minggu (20/9/2026). Sumaya meraih medali perak setelah kalah rubber set dengan skor 12-10, 8-12, dan 9-12. ANTARA FOTO/Fauzan/kye

JAKARTA, METROSULAWESI.NET - Kontingen Indonesia mengoleksi satu medali perak dan empat perunggu pada hari pertama pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Minggu, setelah sejumlah atlet tampil pada berbagai cabang olahraga.

Tambahan medali pada Minggu datang dari teqball dan karate. Sebelumnya, Indonesia telah meraih medali perunggu melalui wushu, teqball, dan soft tennis.

Atlet teqball putri Sumaya menyumbangkan medali perak setelah tampil pada final nomor tunggal putri di Nagoya City Higashi Sports Center.

Sumaya harus mengakui keunggulan wakil Myanmar Wai Khin Hnin dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga tiga set dengan skor 12-10, 8-12, 9-12.

Hasil tersebut menjadi medali perak pertama Indonesia pada pesta multi-cabang olahraga terbesar Asia sekaligus menjadi pencapaian penting bagi Sumaya dalam debut teqball pada Asian Games.

Sementara, medali perunggu dari teqball dipersembahkan Yoga Ardika Putra pada nomor tunggal putra. Medali tersebut juga menjadi raihan pertama Indonesia dari cabang olahraga teqball yang untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Asian Games edisi Aichi-Nagoya.

Dari cabang wushu, Seraf Naro Siregar membuka perolehan medali Indonesia setelah meraih perunggu nomor taolu changquan putra dengan skor 9,720. Medali emas menjadi milik atlet wushu Makau Chi Hin Kuong dengan skor 9,723, sedangkan Chi Kuan Song dari Makau meraih perak dengan skor yang sama, 9,720.

Medali perunggu berikutnya disumbangkan tim beregu putra soft tenis. Indonesia terhenti pada semifinal setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Jepang di Higashiyama Park Tennis Center.

Hasil tersebut tetap membawa Indonesia ke podium karena kedua semifinalis yang kalah mendapatkan medali perunggu.

Tambahan satu perunggu kemudian datang dari karate melalui Leica Al Humaira Lubis pada nomor kumite +68 kilogram putri. Leica meraih perunggu setelah mengalahkan karateka Kyrgyzstan Begimai Orozalieva dengan skor 6-1 pada perebutan tempat ketiga.

Dengan demikian, hingga Minggu malam, Indonesia mengoleksi satu medali perak dan empat perunggu dari empat cabang olahraga, yakni teqball, wushu, soft tenis, dan karate.

Selain perolehan medali, sejumlah cabang olahraga Indonesia juga mencatat hasil penting.

Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia melaju ke perempat final setelah mengalahkan Mongolia 3-0. Pada babak delapan besar, Indonesia akan menghadapi Taiwan pada Selasa (22/9).

Tim bola basket putri Indonesia juga memastikan tiket ke perempat final setelah Thailand mengalami kekalahan dari China. Indonesia masih akan menjalani pertandingan terakhir Grup A melawan China pada Senin (21/9), meskipun hasil tersebut tidak lagi mempengaruhi masuk ke delapan besar.

Sementara, tim bola voli putri Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand 0-3 pada perempat final. Kekalahan tersebut membuat Indonesia melanjutkan perjuangan untuk perebutan posisi kelima.

Pada tenis meja, tim beregu putra Indonesia kalah 0-3 dari India dalam pertandingan Grup F. Sebelumnya, tim beregu putri Indonesia juga mengalami kekalahan 0-3 dari India.

Di cabang sepak takraw, tim regu putra Indonesia mengawali persaingan Grup A dengan kemenangan 3-0 atas Laos.

Rangkaian hasil tersebut menjadi modal bagi Kontingen Merah Putih untuk melanjutkan persaingan pada hari-hari berikutnya, dengan sejumlah cabang olahraga masih berpeluang menambah koleksi medali Indonesia dalam turnamen itu. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow