Besok Malam, Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Ingin Tunjukkan Kualitas

Timnas Spanyol akan menghadapi Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu besok 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

Jun 20, 2026 - 09:15
Besok Malam, Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Ingin Tunjukkan Kualitas
Timnas Spanyol akan menghadapi Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu besok 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Timnas Spanyol akan menghadapi Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu besok 21 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

Pada pertandingan ini, Spanyol bertekad menunjukkan kualitas sesungguhnya setelah secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga pembuka, sebagaimana dicatat FIFA.

Kemenangan menjadi target mutlak bagi La Roja untuk memperbesar peluang lolos ke babak berikutnya setelah gagal meraih poin penuh di pertandingan pertama.

Di sisi lain, Arab Saudi berambisi melanjutkan kejutan yang mereka ciptakan pada laga perdana. Setidaknya, The Green Falcons berharap mampu mencuri poin dari salah satu unggulan turnamen.

Pada pertandingan sebelumnya, Arab Saudi sukses menahan Uruguay 1-1, bahkan sempat unggul lebih dahulu.

Spanyol ingin tunjukkan kualitas sesungguhnya

Menjelang laga melawan Arab Saudi, Spanyol bertekad membuktikan kapasitas mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Skuad asuhan Luis de la Fuente datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Euro 2024 setelah mengalahkan Inggris di partai final.

Selain itu, Spanyol memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan memuncaki Grup E Kualifikasi zona Eropa. Mereka mengumpulkan 16 poin dari lima kemenangan dan satu hasil imbang tanpa menelan kekalahan.

Namun, status unggulan belum mampu diterjemahkan menjadi hasil maksimal pada laga pembuka. La Roja hanya bermain imbang 0-0 melawan debutan Tanjung Verde.

Hasil tersebut memunculkan kritik terhadap performa Spanyol. Meski demikian, tim tetap tenang dan bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Spanyol dapat berkaca pada edisi 2010 ketika mereka mengawali turnamen dengan hasil buruk, tetapi akhirnya mampu menjadi juara dunia.

Saat itu, Spanyol membuka perjalanan mereka dengan kekalahan 0-1 pada fase grup. Namun setelahnya, skuad asuhan Vicente del Bosque bangkit dan akhirnya menaklukkan Belanda 1-0 pada partai final.

Kisah sukses David Villa dan rekan-rekannya itu dapat menjadi motivasi tambahan bagi Martin Zubimendi dan kolega untuk bangkit serta menunjukkan kualitas terbaik mereka.

Arab Saudi ingin kembali ciptakan kejutan, hindari memori empat tahun lalu

Di sisi lain, Arab Saudi ingin kembali menciptakan kejutan setelah pada pertandingan pertama babak penyisihan grup berhasil menahan imbang Uruguay 1-1.

The Green Falcons selanjutnya akan diuji oleh salah satu raksasa Eropa Spanyol pada pertandingan kedua Grup H Piala Dunia 2026 dan tentu Arab Saudi perlu menunjukkan kewaspadaan penuh.

Arab Saudi tidak boleh terlena oleh keberhasilan mencuri poin dari Uruguay dan harus menemukan formula terbaik untuk meredam ancaman Lamine Yamal dan rekan-rekannya.

Salem Aldawsari dan kolega juga ingin menghindari terulangnya pengalaman di Piala Dunia 2022. Saat itu mereka menggegerkan dunia dengan mengalahkan Argentina 2-1 pada laga pembuka.

Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan setelah Arab Saudi menelan kekalahan dari Polandia dan Meksiko sehingga tersingkir di fase grup.

Arab Saudi terakhir kali lolos dari fase grup pada Piala Dunia 1994 yang juga berlangsung di Amerika Serikat.

Ketika itu, mereka menempati posisi kedua Grup F dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan sebelum melaju ke babak 16 besar.

 

Rekor pertemuan kedua negara

Kedua negara sepanjang sejarah baru bertemu sebanyak tiga kali dan ketiga pertemuan tersebut dapat disapu bersih dengan kemenangan oleh Spanyol.

Dua pertemuan berlangsung dalam laga persahabatan, sedangkan satu lainnya terjadi pada Piala Dunia 2006 di Jerman.

Pertemuan pertama terjadi pada fase grup Piala Dunia 2006. Saat itu Spanyol menang tipis 1-0 atas Arab Saudi di Stadion Fritz-Walter, Kaiserslautern, 23 Juni 2006.

Empat tahun kemudian, Spanyol kembali menang 3-2 dalam laga persahabatan di Stadion Tivoli Neu, Innsbruck, Austria.

Pertemuan terakhir berlangsung pada 7 September 2012 di Stadion de Pasaron, Pontevedra, ketika Spanyol menang telak 5-0.

Laga kali ini akan menjadi pertemuan keempat kedua tim sekaligus yang kedua di putaran final Piala Dunia.

Berikut rekor pertemuan Spanyol vs Arab Saudi:

(23/06/2006) Arab Saudi 0 - 1 Spanyol (Piala Dunia)

(29/05/2010) Spanyol 3 - 2 Arab Saudi (Pertandingan Persahabatan)

(07/09/2012) Spanyol 5 - 0 Arab Saudi (Pertandingan Persahabatan).

 

Komentar masing-masing pelatih

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente mengatakan jika dirinya fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi Arab Saudi ketimbang memikirkan kritikan yang diterima timnya.

Menurut De la Fuente, dia memiliki kepercayaan bahwa anak-anak asuhnya dapat bangkit dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Kita tidak perlu khawatir. Mereka akan ada di sana saat kita membutuhkan mereka. Pada hari Minggu, mereka akan mendapatkan lebih banyak menit bermain. Di pertandingan ketiga melawan Uruguay, mereka akan lebih baik lagi," jelas De la Fuente.

Sementara itu, pelatih Arab Saudi Georgios Donis menyadari jika Spanyol merupakan tantangan besar bagi tim asuhannya, namun ia enggan menyerah sebelum berperang.

Pelatih berkebangsaan Yunani itu menegaskan jika tim asuhannya siap mengerahkan segala kemampuan demi mendapatkan hasil maksimal.

"Kami akan menatap pertandingan menghadapi Spanyol dengan segala yang kami punya karena hasilnya akan menentukan apakah kami bisa melangkah ke ronde selanjutnya atau tidak," tegas Donis.

Prediksi susunan pemain

Spanyol diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Unai Simon di bawah mistar.

Lini belakang dihuni Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, dan Marcos Llorente. Pedri serta Rodri akan mengisi sektor gelandang bertahan.

Di lini depan, Alex Baena dan Lamine Yamal beroperasi di sisi sayap, Dani Olmo sebagai gelandang serang, sementara Mikel Oyarzabal menjadi ujung tombak.

Arab Saudi diprediksi tampil dengan formasi 4-3-3. Mohammed Alowais akan mengawal gawang, didukung Saud Abdulhamid, Abdulelah Alamri, Hassan Altambakti, dan Moteb Alharbi di lini belakang.

Sektor tengah ditempati Mohamed Kanno, Abdullah Alkhaibari, dan Nasser Aldawsari. Adapun lini depan dihuni Feras Albrikan, Saleh Alshehri, serta Salem Aldawsari. (ant)

BERIKUT PREDIKSI SEBELAS PERTAMA SPANYOL VS ARAB SAUDI:

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubaris, Marcos Llorente; Pedri, Rodri; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente (Spanyol)

Arab Saudi (4-3-3): Mohammed Alowais; Saud Abdulhamid, Abdulelah Alamri, Hassan Altambakti, Moteb Alharbi; Mohamed Kanno, Abdullah Alkhaibari, Nasser Aldawsari; Feras Albrikan, Saleh Alshehri, Salem Aldawsari.

Pelatih: Georgios Donis (Yunani)

Wasit: Raphael Claus (Brasil).

 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow