DPRD Berharap Pokir Bisa Terakomodir
DPRD Donggala berharap pokok pikiran dewan (pokir) bisa terakomodir pada tahun 2027 mendatang.
DONGGALA, METROSULAWESI.NET - DPRD Donggala berharap pokok pikiran dewan (pokir) bisa terakomodir pada tahun 2027 mendatang.
Demikian dikatakan Wakil Ketua I DPRD Donggala, Kelvin Saputra pada saat memberikan sambutan pada kegiatan pembukaan musrenbang RKPD Kabupaten Donggala, di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala.
Penyampain mengakomdir pokir itu kata Kelvin lagi, didasari pada UU Nomor 23 tahun 2014.
“Kami berharap pokir bisa terakomodir pada tahun penganggaran 2027 mendatang. Pokir isu tertentu kebijakan pemerintah daerah melalui reses. Kami berharap pokir bisa terakomodir,” kata Kelvin di hadapan peserta Musrenbang dan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni.
Selain itu lanjut politisi Perindo ini, kegiatan Musrenbang RKPD diharapkan memperhatikan aspek ril kebutuhan masyarakat tepat sasaran.
“Kami lembaga DPRD sebagai fungsi penganggaran dan pengawasan berharap hasil yang dicapai bisa tepat sasaran, diperlukan sinergi yang kuat antara semua pihak, setiap pengusulan dalam musrenbang harus skala perioritas,” bebernya.
Tempat yang sama Bupati Donggala, Vera Elena Laruni mengatakan, pokir memang banyak membantu dalam pembangunan. Vera lalu mencontohkan salah satu desa di Kecamatan Dampelas, pembangunna infrastruktur jalan dari dana pokir.
“Makanya saya sampaikan kepada kepala desa cari wargamu yang bisa didukung secara politik untuk menjadi anggota DPRD. Jangan mengusulkan orang dari luar,” kata Vera.
Menyangkut musrenbang RKPD 2027 pemda Donggala masih fokus pada pembangunan infrastruktur, penurunan kemiskinan, dan stunting.
“Walaupun APBD kita masih susa, sudah jatuh tertimpa tangga lagi, kita tetap fokus pada pembangunan infrastruktur, sektor pariwisata untuk meningkatkan PAD,” tuturnya.
Vera juga berharap pada di kegiatan Musrenbang RKPD 2027, perencanaan harus realistis, pemetaan pembangunan ke setiap desa harus dilakukan.
“Jangan ada desa terbengkalai, berikan masukan yang realistis,” tutupnya.
Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?
