Lomba Bertutur Jadi Wadah Ekspresikan Kreativitas Siswa

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Poso menggelar lomba bertutur atau bercerita tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada tahun 2026 di ajang Festival Literasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan mengenalkan cerita rakyat atau budaya lokal.

Agustus 7, 2026 - 13:00
Lomba Bertutur Jadi Wadah Ekspresikan Kreativitas Siswa
Kepala Bidang Pengembangan Pembudayaan Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Poso, Galuh Subakti. (Foto: METROSULAWESI/ Saiful Sulayapi)

POSO, METROSULAWESI.NET - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Poso menggelar lomba bertutur atau bercerita tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada tahun 2026 di ajang Festival Literasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan mengenalkan cerita rakyat atau budaya lokal.

Kepala Bidang Pengembangan Pembudayaan Gemar Membaca Dinas Perpustakan dan Kearsipan Poso, Galuh Subakti, menyampaikan bahwa kegiatan ini didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI untuk terus menjaga dan meningkatkan minat baca pada anak.

"Lomba bertutur atau bercerita, bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan upaya untuk melestarikan budaya dan meningkatkan kemampuan berbahasa serta bercerita di kalangan anak-anak. Hal ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka, serta meningkatkan kecintaan mereka terhadap dunia baca dan bercerita.” katanya kepada Metrosulawesi, Kamis (5/8) di sela-sela perlombaan berlangsung di halaman Perpustakaan Poso.

Lanjut dia mengatakan, kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan wawasan yang luas.

"Saya berharap, melalui lomba ini, para peserta tidak hanya bersaing untuk meraih juara, tetapi juga belajar dari satu sama lain, berbagi pengalaman, dan menjalin persahabatan. Bagi yang nantinya menjadi pemenang, selamat! Dan bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ingatlah bahwa setiap pengalaman adalah langkah menuju kemajuan,” jelas Galuh.

Katanya lagi, lomba bertutur dapat memicu kreativitas siswa dalam menyampaikan gagasan dan ide-ide melalui bahasa.

"Dengan berpartisipasi dalam lomba ini, siswa dapat meningkatkan percaya diri mereka dalam berbicara di depan umum dan mempresentasikan gagasan mereka, mendorong minat baca dan bahasa siswa, sehingga mereka lebih suka membaca dan berbicara dengan baik,” ujarnya. 

Galuh menuturkan bahwa lomba bertutur merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Poso dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

"Anak-anak tidak hanya diajak membaca, tetapi juga dilatih untuk menyampaikan kembali isi bacaan kepada publik. Ini penting untuk menambah kosakata, meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus mengambil nilai-nilai positif dari bacaan yang mereka pelajari,”jelasnya.

"Melalui lomba bertutur ini, Pemerintah Kabupaten Poso terus mendorong tumbuhnya generasi muda yang gemar membaca, percaya diri, serta mampu melestarikan budaya dan kearifan lokal melalui literasi.

Reporter: Saiful Sulayapi 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow