Maksimalkan Alat, Operasional TPK Pantoloan Tetap Beroperasi

Kondisi operasional PT Pelindo TPK Pantoloan baik pelayanan bongkar muat maupun receiving delivery petikemas tetap beroperasi, meski di tengah kondisi beberapa alat kerja angkat mengalami kerusakan dan memasuki masa General Overhaul Engine atau memasuki masa pemeliharaan.

Jan 23, 2026 - 05:39
 0
Maksimalkan Alat, Operasional TPK Pantoloan Tetap Beroperasi
Truk container keluar masuk pelabuhan bongkar muat yang dilakukan PT Pelindo TPK Pantoloan. FOTO: IST

PALU, METROSULAWESI.NET– Kondisi operasional PT Pelindo TPK Pantoloan baik pelayanan bongkar muat maupun receiving delivery petikemas tetap beroperasi, meski di tengah kondisi beberapa alat kerja angkat mengalami kerusakan dan memasuki masa General Overhaul Engine atau memasuki masa pemeliharaan.

Adapun alat kerja yang mengalami kerusakan antara lain Rubber Tyred Gantry Crane (RTG#03), kondisi saat ini mengalami kerusakan pada bagian Pinion Gear Gearbox Gantry sehingga alat tersebut tidak dapat beroperasi melaksanakan pelayanan operasional.

Hal ini perlu dilakukan proses fabrikasi Pinion Gear baru, eksisting pada pinion gear tidak memungkinkan untuk dilakukan repair (Perbaikan). Sedangkan alat Reach Stacker (RS#01) kondisi saat ini mengalami kerusakan pada bagian Cover Tromol Roda, hal ini akibat permukaan lapangan penumpukan (Container Yard) yang bergelombang, sehingga unit tersebut saat ini tidak dapat beroperasi sesuai prosedur standar operasional.

Sedangkan alat angkat yang memasuki masa General Overhaul Engine adalah Reach Stacker (RS#03), dimana oleh Tim Teknik dan Mitra Pemeliharaan TPK Pantoloan telah melakukan pembongkaran pada bagian engine, sambil menunggu sparepark tiba.

Dalam menjaga dan mengembalikan kondisi pelayanan operasional agar tetap efektif, oleh Manajemen TPK Pantoloan saat ini sedang berupaya melakukan percepatan perbaikan pada alat kerja yang mengalami kerusakan, serta terus berupaya memaksimal alat yang ada agar operasional dan performance TPK Pantoloan tetap beroprasi.

Hal ini, menurut Chaerur Rijal Terminal, Head TPK Pantoloan untuk Pinion Gear pada RTG#03 telah dilakukan proses fabrikasi di Jakarta, dan estimasi paling lambat 31 Januari 2026 alat tersebut dapat beroperasi kembali.

Sementara sparepark Cover Tromol yang dibutuhkan oleh RS#01 telah dilakukan pemesanan, walaupun sparepark yang dibutuhkan masih dalam kondisi “Indent.” Hal ini menurut Terminal Head, manajemen TPK Pantoloan berkomitmen untuk tetap mengupayakan opsi percepatan lain dengan cara meminjam ketersediaan sparepark tersebut dari terminal petikemas lain dilingkungan PT Pelindo Terminal Petikemas.

Untuk sparepark RS#03 telah tiba di Makassar 21 Januari 2026 dan diharapkan pada 22 Januari 2026 tiba di TPK Pantoloan untuk segera dilakukan pemasangan pada unit tersebut, mengingat masih diperlukan proses kalibrasi, assembly dan testing paling lambat RS#03 telah ready di operasikan pada 31 Januari 2026, sambung Arham Muhazzaf Manager Teknik.

 “Atas kondisi yang saat ini terjadi, atas nama manajemen TPK Pantoloan kami memohon maaf atas keterlambatan pelayanan selama proses perbaikan, serta terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mengejar perbaikan selesai lebih cepat dari estimasi yang diberikan, serta memohon dukungan dari customer dan stakeholder yang ada, sementara denda “Storage” yang timbul akibat keterlambatan karena kerusakan alat, akan kami upayakan menyampaikan permohonan dan persetujuan kepada Direksi PT Pelindo Terminal Petikemas, minimal ada diskon khusus,” kata Chaerur Rijal.  (adv)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow