Masyarakat Adat Sulewana Tuntut Pertanggungjawaban Poso Energy

Ratusan Masyarakat Adat Sulewana bersama Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso menggelar aksi unjukrasa di kompleks PT Poso Energy di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Agustus 29, 2026 - 09:30
Agustus 28, 2026 - 19:57
Masyarakat Adat Sulewana Tuntut Pertanggungjawaban Poso Energy
Ratusan Masyarakat Adat Sulewana bersama Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso menggelar aksi unjukrasa di kompleks PT Poso Energy di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026. (Foto: Ist)

POSO, METROSULAWESI.NET - Ratusan Masyarakat Adat Sulewana bersama Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso menggelar aksi unjukrasa di kompleks PT Poso Energy di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Aksi damai ini meminta pertanggungjawaban perusahaan PT Poso Energy atas kerusakan rumah warga, gereja dan perkebunan masyarakat akibat dampak dari operasional perusahaan swasta penyedia energy tersebut.

Weanitowe Taere, salah seorang tokoh perempuan perwakilan Masyarakat Adat Poso, menyatakan mereka tidak menuntut yang muluk-muluk atas kerusakan yang diakibatkan oleh aktivitas perusahaan PT Poso Energy.

Disebutkan, yang mereka tuntut adalah hak dasar sebagai Masyarakat Adat yang terdampak dari operasional perusahaan.

Weanitowe menjelaskan sejak PT Poso Energy beroperasi di daerah mereka telah banyak kerusakan yang ditimbulkan, diantaranya rumah warga dan fasilitas rumah ibadah. 

Ia meminta agar perusahaan segera memperbaiki seluruh kerusakan yang ditimbulkan oleh perusahaan.

”Banyak rumah warga yang rusak, begitu juga rumah ibadah. Kami minta semua yang rusak-rusak itu segera diperbaiki tanpa menunggu berlarut-larut,” kata Weanitowe disela aksi unjukrasa di kompleks PT Poso Energy, Rabu (26/8/2026).

Sofianti dari Solidaritas Perempuan Sintuwu Raya Poso menyatakan aksi mereka bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terdampak aktivitas PT Poso Energy. 

Ia meminta pihak perusahaan tidak hanya melakukan pendataan atas berbagai kerusakan yang ditimbulkan, tetapi juga memberikan kepastian dan merealisasikan penyelesaian terhadap berbagai kerusakan yang dialami masyarakat secara terbuka dan bertanggungjawab.

”Hari ini kami datang bukan untuk meminta sedekah. Ini hak kami, perusahaan harus memenuhi tuntutan kami," tegasnya.

Setelah mendengar dan berdialog, seluruh poin tuntutan yang diajukan Masyarakat Adat Poso diterima oleh pihak PT Poso Energy. 

Sebagai bentuk keseriusan, PT Poso Energy berjanji akan memenuhi tuntutan massa. Kesepakatan itu dituangkan secara tertulis dan ditandatangani di atas meterai oleh perwakilan perusahaan.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow