Pelaksanaan Liga 4 Sulteng Masih Abu-abu
Kepastian pelaksanaan Liga 4 Seri Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih diliputi ketidakpastian. Di tengah beredarnya informasi bahwa kompetisi tersebut akan digelar pada 1 Februari 2026, panitia pelaksana justru menegaskan kabar itu tidak benar.
PALU, METROSULAWESI.NET - Kepastian pelaksanaan Liga 4 Seri Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih diliputi ketidakpastian. Di tengah beredarnya informasi bahwa kompetisi tersebut akan digelar pada 1 Februari 2026, panitia pelaksana justru menegaskan kabar itu tidak benar.
Hari Sumampow, yang ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah, menyatakan Liga 4 Sulteng baru akan diputar setelah perayaan Hari Raya Idulfitri.
“Tidak benar itu pelaksanaan tanggal 1 Februari. Itu info dari mana?” tegas Hari saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, hingga kini belum ada satu pun tahapan krusial yang dijalankan sebagai syarat mutlak dimulainya kompetisi. Salah satu tahapan utama yang belum terlaksana adalah workshop Liga 4, yang menjadi pintu awal seluruh rangkaian kegiatan.
“Yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah workshop. Di dalamnya ada pernyataan resmi keikutsertaan klub, pembahasan regulasi, serta penentuan tempat dan tanggal pelaksanaan. Dari situ barulah panitia menyusun proposal ke panitia pusat terkait jumlah peserta dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Hari juga menegaskan, sampai saat ini panitia pelaksana belum mengirimkan undangan resmi kepada klub-klub calon peserta. Hal tersebut sekaligus menandakan bahwa Liga 4 Sulteng belum memasuki fase siap digulirkan.
Terkait adanya sejumlah daerah yang menyatakan minat menjadi tuan rumah, Hari menyebut hal itu sah-sah saja. Namun, seluruhnya harus melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan.
“Silakan saja kalau ada daerah ingin menjadi tuan rumah, tapi harus mengajukan proposal resmi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, hingga kini panitia belum menerima surat resmi dari daerah yang mengajukan diri sebagai calon tuan rumah. Meski demikian, kesiapan infrastruktur tetap menjadi syarat utama, mulai dari kondisi lapangan hingga fasilitas penunjang lainnya.
Di sisi lain, Hari Sumampow juga masih menunggu perpanjangan Surat Keputusan (SK) dari Sekretariat Jenderal. Ia menyebut terdapat 14 Asprov, termasuk Sulawesi Tengah, yang pelaksanaan kongresnya mengalami penundaan.
“Saya tinggal menunggu SK panitia pelaksana. Namun secara lisan, Plt Ketua Asprov sudah mempercayakan saya untuk mengurus Liga 4,” ungkapnya.
Sebagai informasi, panitia Liga 4 sebelumnya sempat menjadwalkan kompetisi bergulir pada 24 Januari 2026. Namun jadwal tersebut ditunda sambil menunggu kepastian dari Plt Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah yang kini dijabat Rudi Yulianto.
Dengan kondisi tersebut, panitia meminta seluruh klub untuk bersabar dan tidak terpancing oleh isu jadwal yang belum memiliki dasar resmi. Kepastian pelaksanaan Liga 4 Sulteng, tegas Hari, baru akan diumumkan setelah seluruh tahapan administratif dan teknis benar-benar terpenuhi.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?
