Pemkab Poso Apresiasi Kontribusi Kemenag Poso

Bupati Poso diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Poso, H. Sukimin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Poso, yang digelar di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, Sabtu (3/1).

Jan 6, 2026 - 09:28
 0
Pemkab Poso Apresiasi Kontribusi Kemenag Poso
Asisten III Pemkab Poso H Sukimin, atas nama Bupati Poso memberikan Piagam Penghargaan kepada Kepala Kemenag Poso, H.Sutami.M.Idris. FOTO: IST

POSO, METROSULAWESI.NET- Bupati Poso diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Poso, H. Sukimin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Poso, yang digelar di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, Sabtu (3/1).

Upacara peringatan HAB ke-80 tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat, meskipun sejak pagi hari lokasi kegiatan diguyur hujan. Kondisi cuaca tidak menyurutkan antusiasme dan kekhusyukan seluruh peserta upacara.

Upacara diikuti oleh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, Ketua MUI Poso, Ketua Sinode GKST, aparatur sipil negara (ASN), para penyuluh agama, serta perwakilan lembaga keagamaan. Pada kesempatan tersebut, H. Sukimin membacakan sambutan tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa delapan puluh tahun perjalanan Kementerian Agama merupakan bukti nyata komitmen sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Seiring perkembangan zaman, peran Kementerian Agama semakin luas dan strategis, mencakup peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta menghadirkan agama sebagai sumber solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Menteri Agama juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah bekerja keras membangun fondasi “Kemenag Berdampak”, yang tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui transformasi digital secara masif, sehingga layanan keagamaan menjadi lebih dekat, transparan, dan cepat.

Selain itu, Kementerian Agama turut memperkuat fondasi ekonomi umat melalui ribuan pesantren serta berbagai program pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan, seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma atau kolekte, dana punia, dana paramita, dan dana kebajikan. Program-program tersebut tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara luas.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Agama mengajak seluruh jajaran untuk terus menyatukan tekad sesuai tema HAB ke-80 “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, Indonesia diyakini mampu melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.

Pemerintah Kabupaten Poso menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Agama atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga kerukunan umat beragama serta membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Kabupaten Poso. (pul)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow