Pemprov Susun Juknis Bantuan Berani Cerdas 2026

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) Bantuan Berani Cerdas Tahun 2026 sebagai langkah awal memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Jan 24, 2026 - 05:36
 0
Pemprov Susun Juknis Bantuan Berani Cerdas 2026
Rapat pembahasan juknis Bantuan Berani Cerdas Tahun 2026 dipimpin Sekdaprov Sulteng Novalina di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026). FOTO BIRO ADPIM PEMPROV SULTENG

PALU, METROSULAWESI.NET- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) Bantuan Berani Cerdas Tahun 2026 sebagai langkah awal memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Hal ini dibahas dalam rapat teknis yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah Novalina, di Ruang Kerja Sekdaprov, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu 22 Januari 2026.

Rapat tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari mekanisme penyaluran, kriteria penerima, hingga tata kelola bantuan pendidikan dalam program Berani Cerdas agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Sekdaprov Novalina menegaskan bahwa program Berani Cerdas merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

“Program Berani Cerdas ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Novalina.

Ia menjelaskan, program tersebut sejalan dengan nawacita Gubernur Sulawesi Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah serta mendorong semakin banyak masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Novalina meminta seluruh perangkat daerah terkait agar menyusun juknis secara cermat, komprehensif, dan terukur.

Hal itu penting agar pelaksanaan Bantuan Berani Cerdas Tahun 2026 dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah.

Rapat tersebut diikuti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Firmanza, Kepala Dinas Sosial Rifki Anata Mustakim, Kepala BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah Christina Shandra Tobondo, Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Rustam Arifuddin, serta perangkat daerah terkait lainnya.(ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow