Pulihkan Trauma Pasca Bencana: Siswa SDN 7 Poso Dapat Program Psikososial
KRESNA HIMPSI, berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, menggelar program dukungan psikososial (Psychosocial Support Program) di Kabupaten Poso bagi siswa dan guru SD yang terdampak gempa bumi, kegiatan berlangsung di SDN 7 Poso Kota, Senin (24/11).
POSO, METROSULAWESI.NET- KRESNA HIMPSI, berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, menggelar program dukungan psikososial (Psychosocial Support Program) di Kabupaten Poso bagi siswa dan guru SD yang terdampak gempa bumi, kegiatan berlangsung di SDN 7 Poso Kota, Senin (24/11).
Program ini bertujuan untuk memberikan trauma healing kepada siswa, meningkatkan kapasitas guru, serta melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana agar penyintas dapat pulih dan berfungsi optimal pascabencana.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Poso Roy Pesudo, S.Hut, M.Si menegaskan, tujuan kegiatan adalah membantu pemulihan psikologis penyintas bencana, terutama anak-anak dan guru, serta meningkatkan ketangguhan satuan pendidikan.
Adapun penerima manfaat kata Roy yakni: siswa SD yang terdampak gempa bumi di Poso, guru-guru SD di sekolah-sekolah terdampak melalui kegiatan
Assessment lanjutan yaknu menilai kondisi psikologis penyintas.
"Trauma healing, yakni kegiatan khusus untuk mengatasi trauma yang dialami siswa, Capacity building yakni pelatihan untuk guru agar dapat menangani siswa yang terdampak bencana, diberi nama
Program Dukungan Psikososial Bagi Penyintas Bencana di Kabupaten Poso," ungkap Roy.
Program ini kata dia, merupakan kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang dilaksanakan di 17 Titik lokasi dengan melibatkan 31 Sekolah Jenjang PAUD, SD, dan SMP.
"Program ini adalah untuk melakukan pemetaan kondisi psikologis siswa pascabencana; pemberian intervensi trauma healing bagi siswa PAUD, TK, SD, dan SMP, peningkatan kapasitas guru dalam bantuan psikologis awal, pelaksanaan Integrated Drill Procedure untuk kesiapsiagaan bencana, serta pelibatan sumber daya lokal sebagai bagian dari keberlanjutan program pemulihan," tutup Roy Pesudo.(pul)
Apa Reaksimu?
