Soal Sertipikat Tanah di Atas Sungai, Pertanahan Palu: Itu Kesalahan Pemetaan
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palu memberikan penjelasan terkait informasi viral di media sosial mengenai adanya titik koordinat sertipikat tanah yang muncul di atas aliran sungai di wilayah Kelurahan Tatura, Kota Palu.
PALU, METROSULAWESI.NET - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palu memberikan penjelasan terkait informasi viral di media sosial mengenai adanya titik koordinat sertipikat tanah yang muncul di atas aliran sungai di wilayah Kelurahan Tatura, Kota Palu.
Petugas Loket BPN Palu, Jefri, menjelaskan bahwa fenomena tersebut murni disebabkan oleh kesalahan teknis dalam proses pemetaan sistem, bukan karena adanya penerbitan sertipikat fisik di atas air.
"Intinya itu kesalahan pemetaan. Kami tidak tahu kenapa bisa tergeser sampai ke situ (sungai). Yang pasti tidak ada sertipikat di atas sungai, tidak mungkin ada orang dapat sertipikat di atas sungai," ujar Jefri saat ditemui di kantor BPN Palu, Selasa, 27 Januari 2026.
Jefri menambahkan bahwa kasus koordinat yang bergeser ke area perairan atau fasilitas umum lainnya bukan pertama kali terjadi.
Kejadian serupa sebelumnya pernah ditemukan di pinggiran sungai dan langsung ditindaklanjuti dengan perbaikan posisi titik koordinat setelah ada laporan atau konfirmasi dari pemilik lahan.
Saat ini, BPN Palu tengah menjalankan program pemetaan K4 yang bertujuan untuk memperbaiki dan merapikan data-data sertipikat yang belum terpetakan dengan benar secara digital.
"Sekarang kami ada program pemetaan K4. Jadi titik-titik tersebut sementara kami perbaiki. Dalam waktu dekat, jika dicek kembali, posisi koordinatnya sudah akan sesuai," tambahnya.
Sebelumnya, tersebar tangkapan layar dari aplikasi pemetaan tanah yang memperlihatkan dua bidang tanah bersertipikat berada tepat di atas aliran Sungai Tatura, tepatnya di sekitar wilayah Jalan I Gusti Ngurah Rai. Isu ini sempat viral melalui pesan berantai di grup-grup WhatsApp sejak Senin sore.
Pihak BPN memastikan bahwa sistem digital terus diperbarui agar informasi pertanahan semakin akurat dan transparan.
Apa Reaksimu?
