Diah Puspita: Pendidikan Karakter Anak Nomor Satu di Atas Segalanya

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu, Diah Puspita, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang cerdas sekaligus bermoral tinggi.

Oktober 28, 2026 - 11:00
Diah Puspita: Pendidikan Karakter Anak Nomor Satu di Atas Segalanya
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu, Diah Puspita menghadiri Konferensi Kerja (Konker) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palu Tahun 2026, Senin (26/10/2026). (Foto: Diskominfo Kota Palu)

PALU, METROSULAWESI.NET - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu, Diah Puspita, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi utama dalam mencetak generasi unggul yang cerdas sekaligus bermoral tinggi.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Konferensi Kerja (Konker) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palu Tahun 2026 di Hotel Sutan Raja, Senin (26/10/2026). Konferensi ini mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas, Mencetak Guru Bermutu Mewujudkan Generasi Unggul”.

Sebagai Bunda Guru Kota Palu, Diah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pendidikan serta peningkatan kualitas tenaga pendidik di wilayahnya.

“Saya dengan senang hati menerima undangan hari ini karena kapasitas saya juga sebagai Bunda Guru. Ke depan, jika ada kegiatan terkait guru, mohon saya selalu dilibatkan. Bagi saya, hadir dalam kegiatan seperti ini adalah kesempatan untuk terus menambah ilmu,” ujar Diah.

Ia menjelaskan bahwa wawasan yang diperoleh dari forum pendidikan semacam ini sangat penting untuk disebarluaskan kepada masyarakat demi mendongkrak mutu pendidikan di Kota Palu. Menurutnya, guru memegang tanggung jawab besar dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Manusia yang berkualitas adalah mereka yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Kita semua menyadari bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk hal tersebut,” tambahnya.

Diah juga menggarisbawahi bahwa pendidikan karakter harus ditanamkan sejak usia dini. Kecerdasan akademik, lanjutnya, harus berjalan beriringan dengan pembentukan sikap dan nilai-nilai moral yang kuat.

“Sebagai Bunda Guru, saya tidak hanya ingin melihat anak-anak kita berprestasi secara akademik. Bagi saya, pendidikan karakter adalah nomor satu, di atas segalanya,” tegas Diah.

Melalui pelaksanaan Konker I ini, PGRI Kota Palu diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi guru, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, serta memperkuat kontribusi nyata demi mewujudkan Indonesia Emas. (din/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow