Pap Smear Gratis, Wagub Reny Ajak Perempuan Rutin Periksa Dini Kanker Serviks

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi melalui pemeriksaan dini sebagai upaya mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim.

Oktober 28, 2026 - 15:30
Pap Smear Gratis, Wagub Reny Ajak Perempuan Rutin Periksa Dini Kanker Serviks
Gebyar Pemeriksaan Pap Smear dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan Bulan Promotif Preventif di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (26/10/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

PALU, METROSULAWESI.NET - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi melalui pemeriksaan dini sebagai upaya mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Gebyar Pemeriksaan Pap Smear dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan Bulan Promotif Preventif, dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPJS Kesehatan dan Prodia sebagai bentuk dukungan terhadap upaya promotif dan preventif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kanker serviks.

Dalam sambutannya, Reny menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan dan Prodia atas dukungan dalam menyediakan pemeriksaan bagi masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN). 

Menurutnya, langkah pencegahan perlu menjadi perhatian bersama karena deteksi dini dapat membantu menemukan kelainan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Prodia Palu yang telah membantu pelaksanaan pemeriksaan ini. Prinsipnya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Kita ingin masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin apabila ditemukan kelainan,” ujarnya.

Reny menegaskan, masyarakat tidak perlu takut ataupun malu menjalani pemeriksaan Pap smear. Kesadaran untuk memeriksakan diri secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan mengurangi risiko keterlambatan penanganan kanker serviks.

Ia juga mengingatkan bahwa apabila kanker baru diketahui pada stadium lanjut, proses pengobatan dapat menjadi lebih berat dan membutuhkan biaya besar. Karena itu, pemeriksaan dini perlu dibangun sebagai kebiasaan, bukan dilakukan hanya ketika gejala sudah muncul.

“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Lebih baik kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal daripada baru datang ketika penyakit sudah parah. Pencegahan dan deteksi dini harus menjadi kebiasaan kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kesehatan reproduksi, serta meningkatkan pemahaman mengenai faktor risiko kanker serviks.

Ia juga mengapresiasi tersedianya layanan pemeriksaan tanpa biaya dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan dapat dimanfaatkan masyarakat yang memenuhi ketentuan dengan membawa KTP sebagai identitas.

Program pemeriksaan gratis ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 26 Oktober hingga 25 November 2026, melalui layanan Prodia Laboratorium Klinik Palu. Masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi mengenai kesehatan reproduksi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPJS Kesehatan dan Prodia berharap kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini semakin meningkat. Upaya promotif dan preventif diharapkan menjadi bagian dari budaya hidup sehat demi mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang lebih sehat dan produktif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan Prodia Laboratorium Klinik Palu, serta peserta pemeriksaan Pap smear gratis. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow