Dukung Proyek Geothermal Sigi, Pelindo TPK Pantoloan Matangkan Rencana Logistik

PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan mematangkan kesiapan layanan logistik untuk mendukung proyek pengeboran panas bumi (geothermal) di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Sep 24, 2026 - 07:00
Dukung Proyek Geothermal Sigi, Pelindo TPK Pantoloan Matangkan Rencana Logistik
PT Pelindo TPK Pantoloan dan PT EDC Panas Bumi Indonesia Bertemu Bahas Dukungan Logistik Proyek Geothermal di Sigi, Senin 21 September 2026. (Foto: Ist)

PALU, METROSULAWESI.NET - PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan mematangkan kesiapan layanan logistik untuk mendukung proyek pengeboran panas bumi (geothermal) di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Langkah ini diawali dengan pertemuan teknis antara manajemen TPK Pantoloan dan PT EDC Panas Bumi Indonesia di Kantor Pelindo TPK Pantoloan, Palu, Senin (21/9/2026) kemarin. Pertemuan ini bertujuan untuk memetakan alur transportasi barang dan menjajaki potensi kerja sama layanan kepelabuhanan selama proyek berlangsung.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh konsultan proyek serta empat perwakilan perusahaan yang tengah mengikuti tender pengeboran geothermal, yakni PT Parker Wellborn Indonesia, PT Pelumpang Raya Anugrah, PT Apex Indo Pratama Duta, dan PT Umran Robi Perkasa.

Terminal Head Pelindo TPK Pantoloan, Chaerur Rijal, menyatakan bahwa koordinasi ini sangat penting untuk menyamakan pemahaman mengenai karakteristik, volume, frekuensi, hingga pola kedatangan barang dari pelabuhan menuju lokasi proyek di Sigi.

“Kami perlu memahami tahapan pekerjaan agar dukungan layanan kepelabuhanan dan logistik yang diberikan dapat dipersiapkan secara tepat dengan tetap mengedepankan keselamatan, keandalan, dan efisiensi,” ujar Chaerur Rijal.

Keterbatasan Fasilitas Jadi Tantangan

Meski menyambut baik peluang investasi strategis ini, Chaerur secara terbuka memaparkan sejumlah tantangan operasional yang dihadapi Pelindo di Pelabuhan Pantoloan. Tantangan tersebut meliputi keterbatasan fasilitas crane di dermaga serta kapasitas dan kekuatan struktur dermaga lama.

Tantangan ini menjadi krusial mengingat kebutuhan logistik proyek pengeboran geothermal diperkirakan mencapai berat hingga 80 ton. Sementara itu, kapasitas crane yang tersedia di dermaga lama saat ini hanya di bawah 30 ton.

“Karena keterbatasan fasilitas crane tersebut, kegiatan lost cargo (kargo curah/non-petikemas berat) tidak dapat dilakukan di dermaga lama. Selain itu, aktivitas bongkar muat petikemas di Pantoloan saat ini sudah cukup padat, mencapai 26 hingga 30 kunjungan kapal per bulan,” jelas Chaerur.

Oleh karena itu, aspek kekuatan dermaga dan keselamatan fasilitas menjadi prioritas utama yang harus diperhitungkan jika proyek ini menggunakan alat-alat berat.

Komitmen Solusi Terintegrasi

Kendati menghadapi kendala fasilitas dermaga, Pelindo TPK Pantoloan tetap melihat proyek ini sebagai peluang besar untuk memperluas kontribusi pelabuhan terhadap pembangunan dan investasi di Sulawesi Tengah. Penguatan layanan logistik diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antara kawasan pelabuhan dengan wilayah penyangga (hinterland).

“Kami sangat terbuka untuk pembahasan teknis lanjutan agar kebutuhan logistik proyek ini dapat dipetakan secara detail. Harapannya, Pelindo bisa menjadi bagian dari rantai pasok yang mendukung kelancaran proyek geothermal di Sigi,” tambahnya.

Di sisi lain, perwakilan PT EDC Panas Bumi Indonesia mengakui bahwa manajemen logistik dan mobilisasi material yang tepat waktu merupakan kunci utama kelancaran tahapan pengeboran.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan inventarisasi kebutuhan, pemetaan alur distribusi secara detail, serta membahas aspek komersial dan operasional sebagai dasar kerja sama ke depan. Pelindo berkomitmen untuk terus mendorong layanan yang tidak hanya fokus pada aktivitas terminal, tetapi juga mampu memberikan solusi logistik terintegrasi di Sulawesi Tengah. (*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow