Lionel Messi: Jika Penalti Saya Masuk, Mungkin Tak Ada Gol-Gol Lainnya
Pemain bintang timnas Argentina Lionel Messi mengambil sisi positif dari kegagalannya mengeksekusi penalti saat melawan Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.
JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Pemain bintang timnas Argentina Lionel Messi mengambil sisi positif dari kegagalannya mengeksekusi penalti saat melawan Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.
Messi gagal mencetak gol dari titik putih pada menit kesembilan setelah tembakannya melenceng. Namun dari kegagalan itulah, tambah dia, yang membuatnya bisa mencetak dua gol pada menit ke-38 dan ke-90+5 untuk kemenangan Argentina dengan skor 2-0.
"Hari ini memang ada penalti yang gagal, tetapi mungkin saya tidak akan mencetak gol-gol lainnya jika penalti itu masuk," kata Messi yang akan berusia 39 tahun pada Rabu (24/6), dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa.
Dua golnya melawan Austria melanjutkan performa gemilangnya dari laga pertama menghadapi Aljazair ketika dia mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0.
Tambahan dua gol ini membuat koleksi golnya di Piala Dunia menjadi 18 gol dan menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak di ajang akbar ini sepanjang masa, melewati rekor lama milik Miroslav Klose dari Jerman dengan 16 gol.
Dengan lima golnya di Piala Dunia 2026, ia juga memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara, unggul satu gol atas Kylian Mbappe dari Prancis dan Erling Haaland dari Norwegia dengan empat gol.
"Saya benar-benar tidak tahu. Saya bahkan tidak terlalu mengingat semuanya. Saya lelah, energi saya hampir habis dan sulit berpikir jernih. Saya hanya ingin menikmati momen ini dan merayakannya bersama rekan-rekan setim," ujar Messi saat ditanya mana gol terbaiknya di Piala Dunia.
Messi kini telah tampil di enam edisi Piala Dunia, menyamai rekor terbanyak sepanjang sejarah. Ia berhasil mencetak gol di lima edisi berbeda, dengan gol pertamanya lahir saat menghadapi Serbia dan Montenegro pada Piala Dunia 2006.
Rekor yang dicetak Messi tak hanya menguntungkan dirinya, namun juga untuk negaranya. Saat ini, La Albiceleste (Si Putih dan Biru Langit) lolos ke babak 32 besar setelah menghuni puncak klasemen Grup J dengan enam poin.
Argentina menyusul Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman yang lolos terlebih dahulu, sebelum kemudian disusul oleh Prancis dan Norwegia. (ant)
Apa Reaksimu?

