Ketua PKK Kota Palu Beri Motivasi 53 Calon Paskibraka
Ketua TP PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, memberikan motivasi kepada 53 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palu yang tengah menjalani Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Palu, Kamis (6/8/2026).
PALU, METROSULAWESI.NET - Ketua TP PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, memberikan motivasi kepada 53 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palu yang tengah menjalani Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Palu, Kamis (6/8/2026).
Kehadiran Ketua Diah Puspita dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moril Pemerintah Kota Palu kepada para generasi muda yang dipercaya mengemban tugas penting pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 53 peserta telah resmi ditetapkan sebagai Calon Anggota Paskibraka Kota Palu setelah mengikuti prosesi penyematan tanda peserta Diklat sehari sebelumnya.
Mereka selanjutnya akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Palu, 17 Agustus 2026 mendatang.
Di hadapan para peserta, Ketua Diah Puspita menekankan pentingnya menjaga semangat dan kedisiplinan selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan.
Menurut Ketua, keberhasilan menjalankan tugas tidak hanya ditentukan pada saat pelaksanaan upacara, tetapi dibangun melalui proses latihan yang konsisten.
“Kita semua dapat hadir di tempat ini dalam rangka mengikuti pendidikan dan pelatihan. Adik-adik jangan sampai semangat disiplinnya timbul tenggelam. Semangat itu harus terus dijaga sampai selesai menjalankan tugas,” pesan Ketua Diah.
Untuk membangkitkan motivasi para peserta, Ketua Diah juga menceritakan pengalamannya ketika dipercaya menjadi anggota Paskibraka Nasional pada 1996, mewakili Provinsi Sumatera Barat.
Ketua Diah mengatakan, pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Menurut Ketua Diah, pencapaian sebagai Paskibraka tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, dan komitmen.
“Saya dulu tahun 1996 pernah berada di posisi kalian, menjadi Paskibraka Nasional mewakili Provinsi Sumatera Barat. Semua itu melalui proses. Tidak ada yang instan. Apa yang kalian capai hari ini juga merupakan hasil dari perjuangan yang luar biasa,” kata Ketua Diah.
Ketua Diah meminta para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh.
Ketua Diah mengingatkan bahwa di luar sana masih banyak generasi seusia mereka yang belum mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari Paskibraka.
Karena itu, rasa syukur harus menjadi bagian dari perjalanan mereka selama mengikuti Diklat.
“Di luar sana masih banyak teman-teman seusia kalian yang belum mendapatkan kesempatan seperti ini. Karena itu banyaklah bersyukur. Kalian terpilih bukan hanya karena fisik yang kuat, tetapi juga karena telah memenuhi berbagai penilaian yang ditetapkan,” ujarnya.
Lebih jauh, Ketua Diah menyampaikan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar mendapatkan tugas untuk mengibarkan bendera.
Di balik tugas tersebut terdapat proses pembentukan karakter yang dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam menjalani kehidupan di masa mendatang.
Ia pun meminta para peserta menikmati seluruh tahapan pembinaan, tetap menghormati para pelatih, menjaga kekompakan, serta membangun rasa persaudaraan di antara sesama anggota Paskibraka.
“Semua proses ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam hidup kalian. Nikmati setiap prosesnya, hormati para pelatih, hargai dan sayangi teman-teman kalian, serta yang tidak kalah penting, jaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas dengan baik pada 17 Agustus nanti,” tuturnya. (*)
Apa Reaksimu?

