1.255 Warga Ikut Berani Mudik Gratis Sulteng 2026

Sebanyak 1.255 warga mengikuti program Berani Mudik Gratis Ramadan 1447 Hijriah dan Libur Hari Raya Idulfitri 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Para peserta secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Senin (16/3/2026).

Mar 18, 2026 - 07:30
 0
1.255 Warga Ikut Berani Mudik Gratis Sulteng 2026
Wagub Reny Lamadjido resmi melepas keberangkatan peserta program Berani Mudik Gratis Ramadan 1447 Hijriah, Senin (16/3/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

PALU, METROSULAWESI.NET - Sebanyak 1.255 warga mengikuti program Berani Mudik Gratis Ramadan 1447 Hijriah dan Libur Hari Raya Idulfitri 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Para peserta secara resmi dilepas oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Senin (16/3/2026).

Program yang mengusung tagar #BeraniLancarSultengNambaso tersebut merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni “Berani Lancar”, yang diwujudkan melalui layanan mudik gratis bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa program mudik gratis ini sebenarnya telah dilaksanakan sejak tahun sebelumnya. Namun pada tahun ini jumlah peserta mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Tercatat sebanyak 895 pemudik diberangkatkan melalui jalur darat menuju sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, di antaranya Poso, Ampana, Tolitoli, Buol, Luwuk, Parigi, Kolonodale, dan Morowali.

Sementara itu, melalui jalur laut terdapat 360 pemudik dengan rute Palu-Balikpapan-Surabaya. Dengan demikian, total peserta yang mengikuti program Berani Mudik Gratis 2026 mencapai 1.255 orang.

Reny menegaskan, program ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

“Program ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah agar masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga, bersilaturahmi dengan sanak saudara dan sahabat di daerah masing-masing pada momen Idulfitri,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat, program mudik gratis juga bertujuan mengurangi kepadatan arus lalu lintas, mencegah risiko kecelakaan di jalan, serta meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan transportasi selama arus mudik Lebaran 2026.

Dalam kesempatan tersebut, para pemudik dan sopir juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari Jasa Raharja. Selain itu, sebanyak 41 sopir yang bertugas mengantar peserta mudik juga diberikan perlindungan asuransi dari perusahaan tersebut guna menjamin keselamatan perjalanan.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perhubungan, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan program tersebut.

“Saya berharap Bapak dan Ibu dapat tiba dengan selamat di daerah tujuan masing-masing dan dapat berkumpul dengan keluarga tercinta. Salam hormat untuk keluarga dari Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” katanya. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow