20 Pemain Sulteng Diseleksi Tim GSI Nasional
Kota Palu berhasil meraih gelar juara Gala Siswa Indonesia (GSI) Seri Provinsi Sulawesi Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Donggala dengan skor 1-0 pada laga final di Lapangan Gawalise Tipo, Palu, Kamis (27/8/2026).
PALU, METROSULAWESI.NET - Kota Palu berhasil meraih gelar juara Gala Siswa Indonesia (GSI) Seri Provinsi Sulawesi Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Donggala dengan skor 1-0 pada laga final di Lapangan Gawalise Tipo, Palu, Kamis (27/8/2026).
Aqsa mencetak gol pada menit ke-32 babak kedua melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Sepakannya meluncur sulit dijangkau kiper Donggala dan memastikan kemenangan Kota Palu.
Hasil tersebut mengantarkan Kota Palu menjadi juara GSI Seri Provinsi Sulawesi Tengah 2026, sementara Kabupaten Donggala harus puas sebagai runner-up.
Selain menentukan juara, pelaksanaan GSI Seri Provinsi Sulawesi Tengah juga menjadi ajang pencarian talenta sepak bola pelajar. Sebanyak 20 pemain terbaik dipilih melalui proses talent scouting untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Koordinator GSI Sulawesi Tengah, Moh. Warsita, mengatakan proses pemilihan pemain tidak dilakukan semata-mata berdasarkan penilaian panitia di lapangan.
Menurutnya, rekaman pertandingan semifinal dan final akan menjadi bahan bagi proses seleksi di tingkat pusat.
“Jadi penilaian bukan dari kami. Siapa pun yang terpilih adalah hasil seleksi pusat,” ujar Warsita.
Ia menjelaskan, rekaman video pertandingan akan digunakan untuk melihat performa para pemain yang masuk dalam radar talent scouting. Dengan demikian, pemain yang terpilih nantinya merupakan hasil penilaian dari proses seleksi yang dilakukan secara berjenjang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, secara resmi menutup rangkaian GSI Seri Provinsi Sulawesi Tengah 2026.
Firmanza mengatakan, GSI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah mencari dan mengembangkan bibit-bibit sepak bola potensial dari kalangan pelajar.
“Kegiatan ini adalah kegiatan kita untuk mencari bakat-bakat, bibit-bibit sepak bola yang insyaallah akan mengharumkan nama Sulawesi Tengah maupun nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” kata Firmanza.
Firmanza mengapresiasi seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kompetisi sejak awal hingga akhir dengan lancar. Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang ikut mendampingi serta membina para peserta.
Ia mengingatkan para pelajar bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Sportivitas harus tetap menjadi nilai utama dalam setiap pertandingan.
“Kalah menang itu soal biasa, tetapi yang paling penting adalah sportivitas yang harus kita junjung tinggi,” ujarnya.
Firmanza juga memberikan ucapan selamat kepada Kota Palu yang berhasil keluar sebagai juara. Ia turut mengapresiasi Kabupaten Donggala yang telah memberikan perlawanan dalam laga final.
“Selamat kepada pemenang pertama, tim dari Kota Palu. Kepada Kabupaten Donggala, anak-anakku semua, kalian juga bermain sangat baik,” katanya.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

