Anwar Hafid Jamu dan Bagi-Bagi Uang ke Warga
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menggelar Halal Bihalal dalam rangka Idulfitri 1447 H/2026 di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Siranandi selama dua hari, Sabtu dan Minggu (21–22 Maret 2026).
Halal Bihalal Idulfitri di Rujab Gubernur
PALU, METROSULAWESI.NET - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menggelar Halal Bihalal dalam rangka Idulfitri 1447 H/2026 di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Siranandi selama dua hari, Sabtu dan Minggu (21–22 Maret 2026).
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat usai perayaan Idulfitri.
Open house dihadiri warga dari berbagai penjuru Sulawesi Tengah. Tidak hanya umat Muslim, masyarakat dari berbagai latar belakang agama juga turut hadir, menciptakan suasana yang hangat dan inklusif.
Untuk menjamu para tamu, disediakan beragam hidangan khas Lebaran, mulai dari coto Makassar, kuliner khas Kaili, bakso, aneka jajanan dan kopi, buah-buahan, hingga sajian prasmanan yang dapat dinikmati bersama.
Selain menjamu makan, Gubernur membagi-bagikan uang ke warga yang datang. Warga tampak senang dapat uang dari Gubernur.
Gubernur Anwar Hafid bersama istri Sry Nirwanti Bahasoan, menyambut para tamu secara langsung dari pagi hingga malam hari. Keduanya tampak ramah menyapa, berjabat tangan, serta berbincang dengan warga. Para tamu juga diberi kesempatan untuk berfoto bersama dan berinteraksi lebih dekat Gubernur dan Ketua TP PKK Sulteng.
“Halal bihalal ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan, sebagai wujud kebersamaan dan upaya menjaga persatuan daerah.
“Kami membuka rumah jabatan ini untuk semua masyarakat sebagai bentuk persaudaraan,” tambahnya.
Gubernur juga menilai kehadiran masyarakat dari berbagai daerah, termasuk lintas agama, menjadi cerminan terjaganya nilai toleransi di Sulawesi Tengah.
“Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa toleransi di daerah ini tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.
Salah satu warga Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Samuel, mengaku sengaja datang untuk bersilaturahmi dengan gubernur.
“Kami datang hanya untuk bersilaturahmi, tapi disambut sangat hangat. Bahkan sampai kekenyangan karena terus dipersilakan makan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Lina, warga Ujuna, yang mengaku baru pertama kali menghadiri open house gubernur.
“Ini momen yang baik untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan pemimpin. Makanannya juga enak semua,” katanya.
Selain dari Sigi dan Palu, warga dari Tolitoli, Buol, Luwuk, dan Morowali yang sedang berlebaran di Palu juga turut hadir meramaikan Rujab Siranindi Palu. (ril/*)
Apa Reaksimu?
