Kemenag Palu Gelar OMI 2026, 477 Peserta Berebut Tiket ke Tingkat Provinsi
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat kota yang diikuti 477 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Para peserta bersaing untuk merebut tiket menuju OMI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
PALU, METROSULAWESI.NET - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat kota yang diikuti 477 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Para peserta bersaing untuk merebut tiket menuju OMI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palu, Senin (7/9/2026), sebagai bagian dari tahapan seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili Kota Palu pada kompetisi tingkat provinsi.
OMI 2026 mengusung tema nasional, “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”.
Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kota Palu, Satar S. Laupo, mengatakan ratusan peserta yang mengikuti olimpiade tersebut berasal dari berbagai jenjang madrasah, sekolah umum, serta PPS di Kota Palu.
Ia merinci, peserta berasal dari 21 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 24 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 12 Madrasah Aliyah (MA), empat SD, empat SMP, empat SMA, serta satu PPS.
Dalam OMI 2026, para peserta berkompetisi pada sejumlah bidang sains terintegrasi, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Satar memastikan seluruh peserta yang mengikuti kompetisi merupakan delegasi terbaik dari masing-masing satuan pendidikan setelah sebelumnya melewati proses seleksi.
Menurutnya, Olimpiade Madrasah Indonesia tidak sekadar menjadi ajang untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan integritas bagi para peserta.
“OMI menjadi sarana menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat, semangat riset, dan integrasi ilmu dengan nilai-nilai keislaman. Sehingga diharapkan lahir generasi madrasah yang unggul, berdaya saing global, sekaligus berakhlak mulia,” katanya kepada Metro Sulawesi, Kamis (3/9/2026).
Kemenag Kota Palu berharap pelaksanaan OMI 2026 dapat mendorong peserta untuk terus mengembangkan potensi akademik sekaligus memperkuat karakter, kepedulian sosial, dan wawasan kebangsaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga merupakan upaya Kemenag Kota Palu dalam menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya akan dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah hingga tingkat nasional.
“Kita berharap Kota Palu dapat mengulang prestasi seperti tahun lalu, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional nanti,” ujar Satar.
Reporter: Syahril Hantono
Apa Reaksimu?

