Pemprov Sulteng Kucurkan Hibah Pasang 751 PJU Tenaga Surya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok daerah.

Sep 9, 2026 - 08:00
Pemprov Sulteng Kucurkan Hibah Pasang 751 PJU Tenaga Surya
Kepala Bidang EBT Dinas ESDM Sulteng, Subhan Basir. (Foto: METROSULAWESI/ Michael Simanjuntak)

PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok daerah. 

Tahun ini, Pemprov Sulteng menguncurkan anggaran berkisar Rp16 hingga Rp17 miliar untuk memasang 751 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.

Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Provinsi Sulteng, Subhan Basir, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk mendukung visi Gubernur Sulawesi Tengah melalui program 'Berani Menyala'.

"Untuk tahun ini, melalui bidang EBT, kami menyalurkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya sebanyak 751 titik. Saat ini prosesnya sedang dalam tahap pengiriman barang dan pemasangan. Insyaallah pada bulan November mendatang kami mulai melakukan pemeriksaan kelayakan di lapangan," ujar Subhan.

Subhan menegaskan bahwa seluruh unit PJU-TS yang dipasang memiliki spesifikasi teknis khusus dengan tiga tipe kapasitas, yakni 100 Watt-peak (WP) bernilai sekitar Rp17 juta, 200 WP sekitar Rp27 juta, serta 300 WP senilai Rp30 jutaan per unit. 

Seluruh fasilitas ini disalurkan dalam bentuk dana hibah dari Pemprov Sulteng ke pemerintah desa, sehingga pemeliharaan aset ke depan menjadi tanggung jawab desa setempat, didukung garansi penyedia selama 3 tahun.

Program PJUTS ini diprioritaskan pada kawasan pemukiman desa, wilayah terpencil, daerah minim penerangan, hingga kawasan kumuh. Selain untuk keamanan lalu lintas, kehadiran penerangan jalan ini ditujukan untuk meminimalkan potensi kejahatan serta menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.

"Salah satu tujuan utama kita mengantisipasi tindak kriminalitas akibat minimnya penerangan jalan di desa-desa," ucap Subhan.

Ditambahkan, untuk desa yang membutuhkan penerangan jalan serupa anggaran tahun mendatang, pemerintah desa dapat mengajukan proposal resmi yang diketahui oleh Kepala Desa dan Camat setempat kepada Gubernur Sulawesi Tengah untuk diverifikasi oleh Dinas ESDM Sulteng.

Reporter: Michael Simanjuntak 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow