PWI Sulteng–Bank Sulteng Perkuat Literasi Media dan Strategi Digital UMKM

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan PT Bank Suluteng menggelar kegiatan Literasi Media, Komunikasi, dan Strategi Pemasaran UMKM di Era Digital yang berlangsung di Aula Workshop Bank Sulteng, Jalan Tinombala, Palu, Kamis (15/1/2026).

Jan 15, 2026 - 16:49
 0
PWI Sulteng–Bank Sulteng Perkuat Literasi Media dan Strategi Digital UMKM
Kepala Divisi Kredit Bank Sulteng, Firmansyah memaparkan berbagai layanan dan transformasi digital yang telah dilakukan Bank Sulteng dalam mendukung pelayanan dan kebutuhan nasabah di depan peserta Literasi Media dan Strategi pemasaran UMKM di era digital , di Aula Workshop Bank Sulteng, jalan Tinombala, Palu, (15/01).

PALU, METROSULAWESI.NET  - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah berkolaborasi dengan PT Bank Suluteng menggelar kegiatan Literasi Media, Komunikasi, dan Strategi Pemasaran UMKM di Era Digital yang berlangsung di Aula Workshop Bank Sulteng, Jalan Tinombala, Palu, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM, mahasiswa, serta perwakilan berbagai media, sebagai upaya memperkuat pemahaman literasi media dan peluang pengembangan usaha di tengah transformasi digital.

Ketua Panitia kegiatan, Khairudin Tanjung, menegaskan pentingnya literasi media bagi pelaku UMKM dan masyarakat. Menurutnya, literasi media tidak hanya bertujuan agar masyarakat menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu memanfaatkan media secara produktif dan bertanggung jawab.

 “Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki potensi besar untuk berperan sebagai agen literasi digital sekaligus pendamping UMKM di masa depan,” ujar Khairudin.

Ia juga menyampaikan, sebagai lembaga perbankan daerah, PT Bank Suluteng memiliki komitmen kuat dalam mendukung penguatan UMKM melalui edukasi keuangan, penyediaan akses pembiayaan, serta pendampingan usaha. Sinergi dengan PWI Sulawesi Tengah diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi media, memperkuat komunikasi, dan membuka peluang pengembangan UMKM secara berkelanjutan.

 “Melalui forum ini, kami ingin menghadirkan ruang edukasi, diskusi, dan kolaborasi antara perbankan, media, akademisi, pelaku UMKM, dan mahasiswa,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak Bank Sulteng, Kepala Divisi Kredit Firmansyah memaparkan berbagai layanan dan transformasi digital yang telah dilakukan Bank Sulteng dalam mendukung pelayanan dan kebutuhan nasabah.

Ia menjelaskan, Kartu Kredit Indonesia yang dimiliki Bank Sulteng dikhususkan untuk pemerintah daerah, dengan tiga klaster kartu, yakni Silver, Gold, dan Platinum, yang masing-masing memiliki standar dan ketentuan transaksi tersendiri.

Selain itu, Bank Sulteng saat ini telah mengoperasikan 116 unit ATM reguler dan 16 unit ATM Cash Recycling Machine (CRM) yang memiliki fungsi tarik dan setor tunai. ATM CRM tersebut tersebar di seluruh cabang besar, termasuk di Kota Palu, dengan minimal satu unit di setiap cabang utama.

 “Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan digital banking di area depan kantor Bank Sulteng, termasuk penggantian kartu secara mandiri melalui ATM CRM,” kata Firmansyah.

Ia menambahkan, Bank Sulteng kini telah memperoleh izin untuk menerapkan layanan hybrid branch, yakni sistem pelayanan perbankan berbasis digital yang memungkinkan satu teller melayani beberapa nasabah sekaligus.

 “Transformasi ini dilakukan untuk merespons peningkatan jumlah nasabah, agar pelayanan lebih cepat dan efisien. Meski demikian, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama dan dijamin aman,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi media, kemampuan komunikasi, serta pemahaman pelaku UMKM terhadap peluang dan tantangan pengembangan usaha di era digital. (tha)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow