BPS Catat Inflasi Sulteng Januari 2026 Sebesar 4,55 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) Sulawesi Tengah pada Januari 2026 mencapai 4,55 persen dibandingkan Januari 2025.

Feb 5, 2026 - 05:45
 0
BPS Catat Inflasi Sulteng  Januari 2026 Sebesar 4,55 Persen
Tangkapan layar press release perkembangan angka inflasi BPS Sulawesi Tengah. (Foto: BPS Sulteng/ RRI)

PALU, METROSULAWESI.NET - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) Sulawesi Tengah pada Januari 2026 mencapai 4,55 persen dibandingkan Januari 2025.

Plh Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Imron Taufik J Musa, dalam rilis resminya menjelaskan bahwa inflasi tahunan tersebut terjadi akibat kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran yang tercermin dari meningkatnya indeks harga konsumen.

“Kenaikan indeks harga konsumen terjadi pada beberapa kelompok pengeluaran, terutama kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik sebesar 3,92 persen,” kata Imron, Senin (2/1/2026).

Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan signifikan sebesar 13,31 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat 13,09 persen.

Imron menegaskan, inflasi tahunan Sulawesi Tengah pada Januari 2026 dipengaruhi oleh tren kenaikan harga yang relatif merata di sejumlah kelompok pengeluaran utama masyarakat.

“Inflasi Januari 2026 secara tahunan Sulawesi Tengah mencapai 4,55 persen dipengaruhi oleh naiknya indeks harga konsumen pada kelompok pengeluaran,” jelasnya.

Secara spasial, inflasi tahunan tertinggi tercatat di Kabupaten Tolitoli sebesar 6,54 persen, sementara inflasi terendah terjadi di Kabupaten Morowali dengan angka 2,63 persen.

Sementara itu, secara bulanan (month to month), inflasi Januari 2026 terhadap Desember 2025 di Sulawesi Tengah tercatat relatif terkendali, yakni sebesar 0,01 persen. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow