Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Sulteng 2025 Tembus 11,57 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan tujuan Sulawesi Tengah sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 11,57 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Feb 5, 2026 - 09:30
 0
Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Sulteng 2025 Tembus 11,57 Juta
ILUSTRASI - Sombori Island salah satu destinasi wisata di Sulawesi Tengah. (Foto: rifaihadi.com)

PALU, METROSULAWESI.NET - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan tujuan Sulawesi Tengah sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 11,57 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Plh Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Imron Taufik J Musa, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan tren positif pergerakan wisatawan nusantara, baik asal maupun tujuan dari Sulawesi Tengah, selama tahun 2025.

“Perkembangan jumlah perjalanan wisatawan nusantara, baik asal maupun tujuan Sulawesi Tengah, pada periode Januari–Desember 2025 menunjukkan kondisi yang lebih meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah perjalanan wisnus asal Sulawesi Tengah mencapai 11,48 juta perjalanan, sedangkan perjalanan wisnus tujuan Sulawesi Tengah mencapai 11,57 juta perjalanan,” ujar Imron, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, tren peningkatan jumlah wisatawan nusantara terjadi secara konsisten sejak Desember 2024 hingga Desember 2025. Jika dibandingkan dengan tahun 2024, angka perjalanan wisatawan nusantara pada 2025 mengalami kenaikan signifikan.

“Bila dibandingkan angka kunjungan wisatawan nusantara tahun 2025 terhadap tahun 2024 di Sulawesi Tengah, masing-masing meningkat sebesar 24,60 persen untuk wisnus asal dan 24,04 persen untuk wisnus tujuan,” jelasnya.

Meski menunjukkan pertumbuhan, sektor pariwisata Sulawesi Tengah dinilai masih memiliki tantangan. Sektor ini memiliki prospek cukup baik dalam mendukung pembangunan daerah, namun sejak pandemi Covid-19, kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dinilai belum optimal.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Sulawesi Tengah, Fery Taula, mengatakan dalam beberapa bulan terakhir perkembangan sektor pariwisata di Sulawesi Tengah mulai menunjukkan peningkatan.

Ia berharap perubahan status Bandara Mutiara Sis Aljufri menjadi bandara internasional dapat mendorong lonjakan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Tengah.

“Dengan status bandara yang kini menjadi internasional, saya berharap pemerintah daerah, khususnya gubernur, dapat meningkatkan akses infrastruktur menuju destinasi-destinasi wisata yang ada,” kata Fery. (ril/*)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow