Edy Gagas Inovasi "Satu Data SMK"

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Edy Aksa, tengah menggagas terobosan baru dalam pengelolaan sekolah kejuruan melalui inovasi "Satu Data SMK".

Feb 5, 2026 - 09:00
 0
Edy Gagas Inovasi "Satu Data SMK"
Edy Aksa. (Foto: METROSULAWESI/ Michael Simanjuntak)

PALU, METROSULAWESI.NET - Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Edy Aksa, tengah menggagas terobosan baru dalam pengelolaan sekolah kejuruan melalui inovasi "Satu Data SMK". 

"Inovasi Satu Data SMK sebagai fondasi kebijakan pendidikan vokasi berbasis data," ungkapnya, Selasa, 3 Februari 2025.

Disebut, inovasi ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Tengah yang mendorong transformasi digital di segala lini pelayanan publik. Edy menegaskan bahwa pengembangan SMK tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik bangunan, tetapi juga pada manajemen data yang modern.

"Kita harus berubah. Tidak mungkin hanya fisik saja, data juga harus berkembang. Dengan Satu Data SMK, kita punya kunci untuk menentukan arah pengembangan SMK di Sulawesi Tengah ke depan," ucap mantan Kepala SMKN 1 Biau Buol itu.

Kata Edy, tujuan inovasi ini untuk mewujudkan satu sumber data SMK yang terintegrasi, valid dan muda diakses dalam mendukung perencanaan, pengawasan, evaluasi serta sebagai acuan pengambilan kebijakan/keputusan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng

"Jadi inovasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh informasi krusial SMK di Sulawesi Tengah ke dalam satu sistem digital guna memastikan pengambilan kebijakan yang lebih akurat dan tepat sasaran," jelas Edy.

Menurut Edy, selama ini data mengenai kebutuhan sekolah seringkali masih tersebar dan belum terintegrasi dengan baik. Dengan adanya Satu Data SMK, pemerintah dapat memetakan kebutuhan riil di lapangan secara real-time, mulai dari kondisi sarana prasarana, ketersediaan guru produktif, hingga data siswa kurang mampu.

"Kita akan buat sistem yang lengkap, sehingga penentuan kebijakan nantinya benar-benar berbasis data (by name, by address, by data)," ujar dia.

Sistem ini akan mencakup variabel menyeluruh yang menyangkut pengembangan SMK, di antaranya: Sarana dan Prasarana yang bertujuan untuk memetakan kondisi Ruang Praktik Siswa (RPS) dan alat praktik di tiap sekolah agar bantuan yang diberikan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Kemudian, data Tenaga Pendidik, guna mengidentifikasi kekurangan guru produktif (kejuruan). Edy mengakui bahwa hampir seluruh SMK di Sulteng masih kekurangan guru bidang keahlian tertentu, seperti Tata Boga dan Usaha Layanan Wisata (ULW).

Sistem juga akan memuat Data Siswa untuk mempermudah penyaluran program bantuan, seperti "Berani Cerdas", agar tepat sasaran bagi siswa yang membutuhkan. 

"Nanti kita juga akan kembangkan agar melalui sistem ini orang tua siswa bisa memantau absensi atau kehadiran anak-anaknya di sekolah,"

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow