Perkuat Reformasi Birokrasi, Kejari Poso Deklarasikan ZI

Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso menggelar Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Kantor Kejari Poso, Kamis 12 Februari 2026.

Feb 14, 2026 - 16:11
 0
Perkuat Reformasi Birokrasi, Kejari Poso Deklarasikan ZI
Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso menggelar Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Kantor Kejari Poso, Kamis 12 Februari 2026. FOTO: IST

POSO, METROSULAWESI.NET-  Kejaksaan Negeri (Kejari)  Poso menggelar Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Kantor Kejari Poso, Kamis 12 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen institusi terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)  Poso  Yos A Tarigan,  dan diikuti para kepala seksi, Kepala Subbagian Pembinaan, serta seluruh pegawai. Seluruh jajaran mengikuti kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung pembangunan zona integritas secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Kajari menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur di lingkungan Kejari Poso.

Ia menambahkan, predikat WBK dan WBBM bukanlah tujuan akhir, melainkan konsekuensi dari upaya sungguh-sungguh dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Karena itu, seluruh pegawai diminta konsisten menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai Kejari Poso.

Penandatanganan tersebut menjadi simbol sekaligus penegasan tekad kolektif untuk mewujudkan satuan kerja yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Komitmen itu mencakup peningkatan pengawasan internal, optimalisasi pelayanan publik berbasis standar operasional prosedur yang jelas, serta penguatan budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan akuntabilitas.

Melalui pencanangan ini, Kejari Poso  menyatakan kesiapannya memenuhi seluruh indikator pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung agenda nasional Reformasi Birokrasi.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kejari Poso  optimistis dapat meraih predikat WBK dan WBBM serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. (pul)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow