12 Mahasiswa KKN Unhas Alami Kecelakaan di Bantaeng
Rombongan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengalami kecelakaan saat menumpangi mobil pikap di wilayah perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
MAKASSAR, METROSULAWESI.NET- Rombongan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengalami kecelakaan saat menumpangi mobil pikap di wilayah perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
"Benar, kami mendapat info setelah mahasiswa melapor ke Satlantas. Sementara anggota di lapangan bekerja," ujar Kasat Lantas Polres Bantaeng Iptu Muhammad Irdham saat dikonfirmasi wartawan, Kamis malam.
Berdasarkan kronologi diterima, kata Irdham, kejadian laka lantas tersebut terjadi pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA di Jalan Poros Dusun Barombong,Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Bantaeng.
Kendaraan dengan nomor polisi DD 8889 FQ dikemudikan mahasiswa KKN Waliyyu Fadhlan membawa penumpang 11 orang, bergerak dari arah utara ke selatan. Saat di jalan menurun, ia tidak dapat mengendalikan laju kendaraan diduga rem blong sehingga terjatuh ke dalam jurang.
Beruntung, dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa, namun ada yang mengalami luka ringan serta shok usai kejadian. Korban sebanyak 12 orang, tujuh mahasiswi dan lima mahasiswa.
Informasi diperoleh, rombongan mahasiswa KKN tersebut menumpangi mobil pikap atau bak terbuka dalam perjalanan menuju Posko setelah mengikuti rangkaian penutupan KKN.
Secara terpisah, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Unhas Ishaq Rahman menjelaskan, sebelum kejadian itu mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 mengikuti penutupan dirangkaikan kegiatan penghijauan di Kawasan Pinus, Rombeng, Desa Bonto Lojong, selanjutnya pulang ke posko masing-masing.
"Benar rombongan mahasiswa KKN Unhas yang berposko di Desa Kayu Loe, mengalami kecelakaan tunggal yang cukup serius, sekitar pukul 14.00 WITA," kata Ishaq melalui keterangannya.
Kejadian ini sempat beredar di media sosial dengan berbagai versi. Namun telah diberikan penjelasan guna memastikan informasi kondisi mahasiswa semuanya dalam keadaan selamat.
"Menurut informasi pengemudi, mobil alami rem blong. Sebagai upaya menghentikan laju kendaraan, pengemudi sengaja membenturkan mobil ke pohon di pinggir jalan. Akibatnya, mobil terbalik dan berguling ke sisi jalan yang lebih rendah (jurang)," katanya menjelaskan.
Usai kejadian, para korban di evakuasi ke rumah warga setempat di dekat lokasi kejadian. Seluruhnya dinyatakan selamat. Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng Putri F Nurdin mendengar kejadian itu dan langsung menghubungi Public Safety Center (PSC).
"Sekitar 10 menit, tim medis dari PSC Cabang Loka tiba di lokasi dan memberikan penanganan medis awal sambil menunggu ambulas. Seluruh mahasiswa di bawa ke RS Anwar Makattu Bantaeng untuk menjalani perawatan medis di UGD," kata Ishaq menambahkan. (ant)
Apa Reaksimu?

