69 Putra-Putri Sulteng Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Sebanyak 69 putra-putri terbaik dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah siap menjalankan tugas, mengibarkan Bendera Merah Putih pada ucapara puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 17 Agustus 2026.
PALU, METROSULAWESI.NET- Sebanyak 69 putra-putri terbaik dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah siap menjalankan tugas, mengibarkan Bendera Merah Putih pada ucapara puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 17 Agustus 2026.
Pengukuhan terhadap 69 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulteng itu, dilakukan Gubernur H. Anwar Hafid, Sabtu 15 Agustus 2026.
Gubernur menegaskan bahwa pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan amanah dan kehormatan yang harus dibuktikan pada momentum puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
“Sesungguhnya puncak pengabdian anak-anakku sekalian akan terjadi pada tanggal 17 Agustus 2026. Hampir tiga juta rakyat Sulawesi Tengah akan melihat dan menyaksikan saudara-saudari sekalian,” ujar Gubernur.
Gubernur meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan rasa bangga sebagai putra-putri terpilih yang membawa nama daerah.
Menurutnya, proses seleksi dan latihan yang telah dilalui merupakan tempaan untuk membentuk karakter. Karena itu, pengalaman menjadi Paskibraka tidak boleh berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai.
“Jangan jadikan Paskibraka hanya sebagai kebanggaan hari ini. Jadikan nilai disiplin, integritas, keberanian, persatuan, dan cinta tanah air sebagai karakter dalam kehidupan kalian,” pesannya.
Gubernur secara khusus menekankan pentingnya integritas sebagai modal utama meraih keberhasilan. Ia mengibaratkan integritas seperti benih yang telah tumbuh di dalam diri para anggota Paskibraka melalui proses pendidikan, latihan, dan pengalaman.
“Jaga baik-baik integritas itu, karena keberhasilan kalian di masa depan ditentukan sejauh mana integritas itu ada dalam diri kita,” tegasnya.
Saat mengibarkan Sang Merah Putih nantinya, Gubernur meminta para Paskibraka menghayati makna perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia.
“Merah mengajarkan keberanian, putih mengajarkan ketulusan. Bawalah nilai-nilai itu dalam setiap langkah dan pengabdian kalian,” katanya. (din/*)
Apa Reaksimu?

