Pemprov Dorong Durian Lokal Masuk Ritel Modern

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah mendorong penguatan rantai pasok komoditas durian lokal dari hulu hingga hilir agar mampu menembus jaringan ritel modern level nasional.

Agustus 13, 2026 - 06:00
Pemprov Dorong Durian Lokal Masuk Ritel Modern
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulteng, Sumarno. (Foto: METROSULAWESI/ Michael Simanjuntak)

PALU, METROSULAWESI.NET - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah mendorong penguatan rantai pasok komoditas durian lokal dari hulu hingga hilir agar mampu menembus jaringan ritel modern level nasional. 

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulteng, Sumarno, saat menghadiri kegiatan Temu Durian yang difasilitasi oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, Selasa, 11 Agustus 2026.

Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) pusat Jakarta, jajaran pemerintah kabupaten/kota, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), para pengelola kebun, hingga kelompok tani.

Sumarno mengapresiasi peran Lanal Palu yang bertindak sebagai fasilitator dalam menghubungkan para petani dan kelompok binaan dengan pihak ritel besar. Menurutnya, sinergi ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan potensi produksi daerah dengan jaringan pemasaran yang luas.

"Kebetulan Angkatan Laut bertindak sebagai inisiator sekaligus fasilitator untuk melihat peluang ke depan. Kita juga mengundang Indomaret langsung dari Jakarta untuk mencoba berkolaborasi. Sulawesi Tengah memproduksi, Indomaret memasarkan. Antara petani, produsen, dan pemasaran harus berjalan dengan lancar," ujar Sumarno.

Menanggapi preferensi pasar ritel yang cenderung menyerap varietas durian Montong, Sumarno menyampaikan bahwa Pemprov Sulteng tetap mendorong pemasaran dua jalur, baik varietas Montong maupun durian lokal khas daerah.

"Dari Indomaret tadi menyampaikan lebih tertarik ke Montong. Cuma saya bilang, jangan hanya Montong. Durian lokal pun masih banyak peluang. Dua-duanya akan kita coba pasarkan," tegasnya.

Selain pemberdayaan petani perdesaan, program ini juga menyasar kelompok-kelompok binaan Lanal Palu yang memiliki potensi perkebunan durian. 

Melalui kolaborasi ini, Pemprov Sulteng berharap kualitas durian asal Sulawesi Tengah semakin diakui di tingkat nasional serta memberi dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para petani setempat.

Reporter: Michael Simanjuntak 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow