Perkuat Sinergi Kemaritiman, Unsur Maritim Sulteng Bangun Kolaborasi melalui Coffee Morning dan Rapat Koordinasi

Upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antarunsur kemaritiman di Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya di wilayah Kota Palu, terus dilakukan melalui Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan Coffee Morning.

Agustus 13, 2026 - 05:39
Perkuat Sinergi Kemaritiman, Unsur Maritim Sulteng Bangun Kolaborasi melalui Coffee Morning dan Rapat Koordinasi
Foto bersama di sela rapat koordinasi yang dirangkai dengan coffee morning di Mako Brimob Polda Sulteng, Rabu 12 Agustus 2026. FOTO: HUMAS PELINDO

PALU, METROSULAWESI.NET- Upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antarunsur kemaritiman di Sulawesi Tengah (Sulteng), khususnya di wilayah Kota Palu, terus dilakukan melalui Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan Coffee Morning.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (12/8) tersebut dilaksanakan di Mako Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah sebagai ruang bersama untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarinstansi di sektor kemaritiman.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi berbagai unsur kemaritiman untuk membangun komunikasi yang lebih erat, bertukar informasi, serta membahas berbagai isu dan dinamika yang berkembang di wilayah perairan Sulawesi Tengah. Forum informal yang dikemas melalui coffee morning juga diharapkan mampu menciptakan suasana komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif antarstakeholder.

Sinergi antarunsur kemaritiman memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas pelayaran dan kegiatan kepelabuhanan. Dengan karakteristik wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki wilayah pesisir dan perairan yang luas, diperlukan koordinasi yang solid antara aparat penegak hukum, regulator, operator pelabuhan, instansi teknis, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Melalui forum koordinasi tersebut, setiap stakeholder dapat menyampaikan informasi, masukan, maupun potensi permasalahan yang berkaitan dengan aktivitas kemaritiman. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi dan langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor maritim.

Bagi PT Pelindo Regional 4 Pantoloan, penguatan komunikasi dengan unsur kemaritiman merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya ekosistem kepelabuhanan yang aman, tertib, lancar, dan berkelanjutan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya memperkuat aspek operasional, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa serta mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Sulawesi Tengah.

Kegiatan coffee morning juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kelembagaan dan membangun trust antarstakeholder. Hubungan yang harmonis di antara unsur kemaritiman dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan respons yang cepat dan terkoordinasi ketika menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan penanganan bersama.

"Koordinasi dan komunikasi yang baik merupakan kunci dalam membangun ekosistem kemaritiman yang aman dan kondusif. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membahas persoalan operasional, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan membangun kesamaan pemahaman antarunsur kemaritiman. Dengan komunikasi yang semakin erat, setiap potensi permasalahan dapat kita antisipasi dan selesaikan secara bersama-sama," ujar Kombes M. Nur Asjik, Kasubdit Fasharkan Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah.

Ke depan, sinergi dan koordinasi antarunsur kemaritiman di Sulawesi Tengah diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan melalui forum-forum komunikasi dan koordinasi melalui WAG, yang akan dibentuk oleh KSOP Kelas II Teluk Palu. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan wilayah perairan yang aman, aktivitas pelayaran yang selamat, serta layanan kepelabuhanan yang semakin andal.

Pelindo Regional 4 Pantoloan yang di wakili oleh Manager Keuangan, SDM dan Hukum, Ramadhan, menyampaikan komitmen Direksi PT Pelindo untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder kemaritiman, termasuk aparat penegak hukum, regulator, pemerintah daerah, dan instansi teknis, guna mendukung terciptanya ekosistem maritim yang aman, terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

“Kami menyambut baik kegiatan rapat koordinasi ini dan sekaligus juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran General Manager Pelindo Regional 4 Pantoloan, Chaerur Rijal yang mana beliau juga sekaligus Terminal Head Pelindo TPK Pantoloan, yang sedang melaksanakan perjalanan dinas ke Kantor Pusat Pelindo Terminal Petikemas di Surabaya,” cetus Ramadhan.

Lanjut Ramadhan ; “Sekaligus memohon bantuan dan sinergi dari semua instansi dan unsur kemaritiman serta pemangku kepentingan guna menyukseskan program transformasi digital yang sedang berjalan di lingkungan Pelindo TPK Pantoloan demi kelancaran distribusi barang dan logistik dari dan ke Pelabuhan pantoloan.”

Rapat koordinasi unsur kemaritiman juga dihadiri dari Kantor KSOP Kelas II Teluk Palu, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Pantoloan, Kantor Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Pantoloan, PT Pelni (Persero) Cabang Palu dan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Pantoloan serta jajaran Perwira dan Anggota Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah.

Dalam rapat koordinasi dan silaturahmi tersebut oleh masing-masing perwakilan Kantor, Instansi unsur kemaritiman diberikan kesempatan sambutan dan pandangan terkait dengan rapat koordinasi tersebut yang di rangkaikan dengan coffee morning. Dan diakhiri dengan foto bersama peserta rapat koordinasi yang dilaksanakan di halaman Mako Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah. (adv)

 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow