Prajurit Yonif 511/DY Damping Warga Kanggime Tolikara Budi Daya Lele

Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY mendampingi warga Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan budi daya ikan lele untuk memperkuat ketahanan pangan daerah tersebut.

Juli 25, 2026 - 18:57
Prajurit Yonif 511/DY Damping Warga Kanggime Tolikara Budi Daya Lele
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY bergotong royong membuat kolam ikan lele di rumah warga Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan sebagai wujud nyata dukungan ketahanan pangan di wilayah binaan.ANTARA/HO-Dok Satgas Yonif 511/DY.

WAMENA, METROSULAWESI.NET- Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY mendampingi warga Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan budi daya ikan lele untuk memperkuat ketahanan pangan daerah tersebut.

Danpos Kanggime Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kapten Inf Dony Sandra dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu mengatakan pendampingan tersebut sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membangun dan mensejahterakan warga di wilayah pedalaman Indonesia khususnya Papua Pegunungan.

“Kami terus memperkokoh ketahanan pangan di Distrik Kanggime sebagai wujud dalam bentuk pendampingan yang intensif. Kami bahu-membahu melaksanakan penebaran bibit ikan lele di rumah Bapak Mervin supaya menjadi percontohan dalam pembinaan budi daya ikan lele,” katanya.

Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, namun juga terintegrasi dalam upaya pemberdayaan ekonomi warga Papua pedalaman khususnya di wilayah Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara.

“Kegiatan ini lebih dari sekadar penyaluran bibit, pendampingan ini berorientasi pada terciptanya kemandirian ekonomi warga,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya memberikan edukasi menyeluruh, mulai dari persiapan kolam yang baik, penataan kualitas air yang stabil hingga teknik perawatan dan pemanenan yang tepat agar hasil budi daya optimal.

“Dengan pendampingan seperti ini diharapkan mampu menekan risiko kegagalan sekaligus menjamin ketersediaan sumber protein hewani yang sehat dan terjangkau bagi keluarga di pelosok pedalaman Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan kegiatan ini pun menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terjalin erat dalam semangat gotong royong. Sinergi yang harmonis antara prajurit dan masyarakat harus terus digalakkan di wilayah binaan.

“Kehadiran TNI senantiasa membawa manfaat nyata. Langkah ini menjadi fondasi kuat menuju kesejahteraan yang berkelanjutan, menjadikan Distrik Kanggime semakin maju, mandiri dan sejahtera,” ujarnya. (ant)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow