Turnamen Tenis Rektor Untad Cup Diharap Cetak Atlet Berprestasi

Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III Tahun 2026 dibuka di Lapangan Stadium Olahraga Universitas Tadulako (Untad) pada Sabtu, 12 September 2026.

Sep 15, 2026 - 05:30
Turnamen Tenis Rektor Untad Cup Diharap Cetak Atlet Berprestasi
Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III Tahun 2026 dibuka oleh Ketua Umum PELTI Pusat, Nurdin Halid, di Lapangan Stadium Olahraga Universitas Tadulako (Untad) pada Sabtu, 12 September 2026. (Foto: METROSULAWESI/ Michael Simanjuntak)

PALU, METROSULAWESI.NET - Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III Tahun 2026 dibuka di Lapangan Stadium Olahraga Universitas Tadulako (Untad) pada Sabtu, 12 September 2026.

Mengusung tema "Bertanding, Bersahabat, Berprestasi", turnamen diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-45 Untad sekaligus menyemarakkan Hari Olahraga Nasional (Haornas).

Pembukaan turnamen tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PELTI Pusat, Nurdin Halid, yang menyampaikan apresiasi kepada Rektor Untad beserta jajaran atas konsistensi menyelenggarakan kejuaraan tenis.

"Saya berharap kejuaraan ini dapat terus berjalan lancar dan melahirkan atlet-atlet tenis berprestasi di kancah nasional," ucap Nurdin.

Sekretaris Panitia, Hasan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari berbagai aspek. Jumlah peserta meningkat hingga mencakup atlet dari 11 provinsi, naik dibanding tahun lalu yang diikuti 7 provinsi serta perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia seperti Balikpapan, Mamuju, Sidenreng Rappang, Polewali Mandar, Palopo, Banggai, Toli-Toli, Morowali, Poso, Donggala, Kota Palu, Parigi Moutong, hingga Sigi Biromaru.

Selain itu, total hadiah yang diperebutkan juga meningkat menjadi Rp150 juta dari sebelumnya Rp110 juta. Kategori yang dipertandingkan mencakup beregu putra/putri, perorangan bebas putra/putri (termasuk penambahan kategori wanita atas aspirasi peserta), hingga kelompok umur (10, 12, 14, 16, dan 18 tahun) sebagai sarana pembinaan usia dini di Sulawesi Tengah.

Salah Satu Daya Tarik Utama Penyelenggaraan 

turnamen tahun ini adalah pemecahan rekor MURI di bidang sport massage, yang melibatkan sebanyak 250 terapis pijat olahraga secara serentak.

Rektor Untad, Prof Amar menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana membangun kebugaran, kedisiplinan, serta mempererat silaturahmi. 

"Kami harapkan seluruh peserta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam turnamen ini," tandas Rektor.

Reporter: Michael Simanjuntak 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow