Dinas Perikanan Donggala Usulkan 3.932 Nelayan untuk Dapatkan Asuransi

Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengusulkan 3.932 nelayan ke Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pengusulan ini bertujuan agar para nelayan di wilayah tersebut mendapatkan layanan perlindungan asuransi.

Sep 10, 2026 - 07:41
Dinas Perikanan Donggala Usulkan 3.932 Nelayan untuk Dapatkan Asuransi
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf. FOTO: TAMSYIR

DONGGALA, METROSULAWESI.NET – Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengusulkan 3.932 nelayan ke Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pengusulan ini bertujuan agar para nelayan di wilayah tersebut mendapatkan layanan perlindungan asuransi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, menyatakan bahwa pihak instansi akan mengawal ketat proses ini di kementerian agar realisasinya bisa turun pada tahun ini.

"Tahun ini asuransi nelayan akan turun, dan kami akan kawal di KKP melalui Ditjen Tangkap. Target awal sebenarnya ada 10 ribu jiwa lebih, tetapi yang datanya sudah siap dan kami usulkan saat ini sebanyak 3.932 jiwa. Data inilah yang kita kawal agar harus turun tahun ini," ujar Ali saat ditemui di kantornya, Rabu sore.

Ali menegaskan, program ini sangat krusial mengingat pada tahun-tahun sebelumnya belum ada program asuransi serupa dari pemerintah, sehingga nelayan cenderung harus membayar asuransi secara mandiri.

Menurutnya, nelayan Donggala harus mendapatkan perlindungan, baik saat melakukan aktivitas melaut maupun ketika berada di darat.

"Kalau tidak melaut, misalnya karena sakit atau meninggal dunia, mereka tetap harus terlindungi. Sebagai contoh kasus di Boneogea, ada nelayan yang meninggal dunia karena sakit," tambahnya.

Terkait besaran santunan, Ali memaparkan bahwa nelayan yang meninggal dunia atau hilang saat melaut akan mendapatkan klaim asuransi sebesar Rp75 juta. Sementara itu, bagi nelayan yang meninggal dunia di darat karena sakit, besaran santunannya adalah Rp40 juta.

"Selain santunan tersebut, anak dari nelayan yang orang tuanya meninggal dunia juga akan diberikan bantuan beasiswa sekolah," pungkas Ali. (anc)

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow