Revitalisasi SMP 1 Banawa Diduga Jadi Proyek Keluarga

Program revitalisasi SMP Negeri I Banawa diduga bermasalah. Proyek berbandrol Rp 1 miliar lebih itu dinilai dikerjakan tidak sesuai aturan, pekerjaaan melibatkan keluarga, bahkan Komite Sekolah berganti nama dari Abdul Rasyid menjadi Rusdin.

Juli 29, 2026 - 10:30
Revitalisasi SMP 1 Banawa Diduga Jadi Proyek Keluarga
Inilah proyek pekerjaan revitalisasi gedung SMP Negeri I Banawa senilai Rp1 miliar lebih. Foto kanan: Kabid SMP Dikjar Donggala, Andi Dwi Putra. (Foto: METROSULAWESI/ Tamsyir Ramli)

DONGGALA, METROSULAWESI.NET - Program revitalisasi SMP Negeri I Banawa diduga bermasalah. Proyek berbandrol Rp 1 miliar lebih itu dinilai dikerjakan tidak sesuai aturan, pekerjaaan melibatkan keluarga, bahkan Komite Sekolah berganti nama dari Abdul Rasyid menjadi Rusdin.

“Nurlia Plt kepala SMP Negeri 1 Banawa, penanggung jawab, Ketua pelaksana anaknya, Plt guru P3K di situ (SMP negeri I red). Pengawas suaminya Plt kepala SMP I. Kepala tukang adiknya Plt kepala SMP I. Proyek revitalisasi menjadi proyek keluarga,” kata sumber yang juga pejabat di Pemda Donggala saat berbincang dengan Metrosulawesi di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Senin 27 Juli 2026.

Plt Kepala SMPN Negeri I Banawa, Nurlia yang dikonfirmasi, tidak memberikan keterangan detail. Melalui pesan WhatsApp, Nurliah hanya menuliskan tidak pernah memalsukan tanda tangan ketua Komite SMP Negeri I.

Melalui pesan WhatsApp itu, Nurliah juga mengirimkan nama-nama pengurus pelaksana program revitalisasi SMP Negeri I Banawa ke wartawan, di mana posisi Abdul Rasyid sebagai Ketua Komite digantikan oleh Rusdin, penjaga sekolah. 

“Walaikumslaam tidak pernah ada tanda tangan ketua Komite dipalsukan, tabe ini yang bertanda tangan (sambil mengirim nama pengurus pelaksana program revitalisasi SMP negeri I Banawa),” jawab Nurliah.

Ketika ditanya kembali siapa itu Rusdin, dan apa benar melibatkan keluarga di program revitalisasi sekolah, Nurlia tidak memberikan jawaban.

Kadis Pendidikan dan Pengajaran Donggala, Ansar yang diminta tanggapan berjanji akan memanggil Plt kepala SMP Begeri I Banawa itu.

“Terima kasih infonya segera kami tindaklanjuti. Akan kami undang Kepsek dan P2S untuk klarifikasi permasalahannya,” kata Ansar.

Sementara itu Kepala Bidang SMP Andi Dwi Putra menambahkan Plt Kepala SMP sudah melakukan kesalahan.

 “Sudah banyak betul kalisanya (istilah artinya pura-pura) ini plt Kepsek le. So dikasi tahu, Ba iye-iye saja, Kami dinas tugasnya mengarahkan untuk personel P2SP mengacu pada juknis,” kata Igo sapaan akrabnya.

“Sudah kami sampaikan kepada yang bersangkutan pada saat melapor terkait personel yang bisa menjadi P2SP. Memungkinkan kita rombak Panitia pembangunan satuan pendidikan) (P2SP),” tutupnya.

Reporter: Tamsyir Ramli 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow