Jelang Implementasi 1 Oktober, Pelindo Terminal Petikemas Sosialisasikan Peralihan Nota Pelayanan Barang
Menjelang implementasi peralihan penerbitan nota pelayanan barang, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) melalui Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan menggelar sosialisasi kepada pelanggan dan pengguna jasa di Cafe & Resto Pin Poin, Palu, Kamis 10 September 2026.
PALU, METROSULAWESI.NET- Menjelang implementasi peralihan penerbitan nota pelayanan barang, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) melalui Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan menggelar sosialisasi kepada pelanggan dan pengguna jasa di Cafe & Resto Pin Poin, Palu, Kamis 10 September 2026.
Sosialisasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung target implementasi penataan peran fase interim dan perubahan komersial model dimana peralihan penerbitan nota layanan barang petikemas dan non petikemas pada 10 (sepuluh) Cabang Pelabuhan Regional 4 yang dioperasikan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas per 1 Oktober 2026.
Sesuai dengan Time Line Pelaksanaan Sosialisasi, hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan terhadap peralihan penerbitan nota pelayanan barang petikemas dan non petikemas dari anak perusahaan kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan perusahaan pelayaran, perusahaan jasa pengurusan transportasi (JPT), serta sejumlah asosiasi kepelabuhanan dan logistik, di antaranya Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), Indonesian National Shipowners' Association (INSA), serta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Menjelang implementasi peralihan penerbitan nota pelayanan barang, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) melalui Terminal Petikemas (TPK) Pantoloan menggelar sosialisasi kepada pelanggan dan pengguna jasa di Cafe & Resto Pin Poin, Palu, Kamis 10 September 2026.
Sedangkan dari Pelindo Terminal Petikemas TPK Pantoloan, sosialisasi dihadiri oleh Terminal Head TPK Pantoloan Chaerur Rijal beserta Pejabat Struktural beserta masing-masing person in charge (PIC).
Sosialisasi kali ini menjadi forum komunikasi antara Pelindo Terminal Petikemas dengan para pengguna jasa untuk memberikan pemahaman mengenai perubahan proses penerbitan nota pelayanan barang sekaligus menyampaikan hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang pemberlakuan ketentuan tersebut, dimana hal ini sesuai dengan Nota Dinas Executive Director 4 Regional 4.
Terminal Head TPK Pantoloan, Chaerur Rijal, menyampaikan bahwa komunikasi dan sosialisasi kepada pengguna jasa merupakan bagian penting dalam memastikan setiap proses perubahan layanan dapat dipahami dan dipersiapkan dengan baik.
“Kami ingin memastikan seluruh pengguna jasa mendapatkan informasi yang jelas dan memiliki pemahaman yang sama mengenai peralihan penerbitan nota pelayanan barang ini. Dengan sosialisasi yang dilakukan lebih awal, kami berharap proses transisi pada dapat berjalan lancar dan tidak mengganggu operasional dan kelancaran pelayanan kepada pengguna jasa,” ujar Chaerur Rijal.
Peralihan tersebut merupakan bagian dari upaya Pelindo Group dalam memperkuat integrasi dan standardisasi proses bisnis, termasuk dalam aspek administrasi dan pelayanan kepada pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pelayanan yang semakin efektif, transparan, dan memberikan kepastian bagi seluruh pengguna jasa.
Dalam kegiatan tersebut, Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan juga membuka ruang diskusi dengan para peserta untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun hal-hal yang perlu mendapatkan penjelasan terkait implementasi peralihan penerbitan nota pelayanan barang.
Kehadiran perusahaan pelayaran, JPT, serta asosiasi APBMI, INSA, dan ALFI/ILFA menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pemahaman antara penyelenggara terminal dengan para pengguna jasa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperlancar proses adaptasi terhadap perubahan yang akan diterapkan.
“Masukan dari pengguna jasa menjadi hal yang penting bagi kami. Karena itu, melalui forum ini kami tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan agar proses implementasi dapat berjalan secara optimal,” tambah Chaerur Rijal.
Dalam membangun engagement pelanggan, sosialisasi yang disertai coffee morning dan customer visit dibuka ruang diskusi terarah. Dari diskusi tersebut ada catatan penting yang didapatkan dari pelanggan setia, dimana terkait dengan perpindahan tanggung jawab pajak dari PTP ke Pelindo HO dan tantangan teknis seperti migrasi data serta potensi kendala saat penerbitan nota pelayanan.
“Secara umum diharapkan perubahan dan peralihan ini tidak berdampak signifikan pada tarif pajak dan diharapkan adanya koordinasi dan mitigasi Risiko agar proses transisi berjalan lancar dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” cetus Syahrul Yusman Manager Operasi JPT PT Metta Metta Maju Perkasa.
Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan berkomitmen menjaga keberlangsungan dan kualitas pelayanan selama masa transisi. Seluruh perubahan akan dikomunikasikan kepada pengguna jasa secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek kepastian pelayanan, transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya sosialisasi ini, Pelindo Terminal Petikemas berharap pelanggan dan pengguna jasa dapat melakukan persiapan lebih awal sehingga penerapan peralihan penerbitan nota pelayanan barangmdapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman layanan yang semakin terintegrasi bagi seluruh pengguna jasa. (adv)
Apa Reaksimu?

