PASI Sulteng Fokus Kualifikasi PON
Keberhasilan kontingen PASI Sulawesi Tengah membawa pulang lima medali emas, satu perak, dan dua perunggu pada Kejurnas Atletik Jateng Open 2026 mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Pengurus Provinsi PASI Sulawesi Tengah.
PALU, METROSULAWESI.NET - Keberhasilan kontingen PASI Sulawesi Tengah membawa pulang lima medali emas, satu perak, dan dua perunggu pada Kejurnas Atletik Jateng Open 2026 mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Pengurus Provinsi PASI Sulawesi Tengah.
Para atlet pun telah tiba di Palu dan disambut langsung ketua umum PASI Sulteng beserta jajaran, Minggu (26/7).
Mewakili Ketua Umum PASI Sulawesi Tengah Faidul Keteng, Ketua Harian Moh Warsita menyebut capaian tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh atlet, pelatih, dan tim. Namun, ia mengingatkan agar para atlet tidak cepat merasa puas.
"Alhamdulillah, capaian lima medali emas, satu perak, dan dua perunggu merupakan kebanggaan bagi seluruh atlet dan tim Sulawesi Tengah di Jateng Open. Tetapi jangan cepat berpuas diri," kata Moh Warsita.
Menurutnya, atlet yang belum berhasil meraih medali juga harus menjadikan kejuaraan ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan.
"Yang belum meraih prestasi harus terus meningkatkan kemampuan karena sasaran utama kita adalah menghadapi babak kualifikasi PON. Jateng Open menjadi bagian dari evaluasi menuju target yang lebih besar," ujarnya.
Warsita mengatakan Pengprov PASI Sulawesi Tengah telah menyusun program lanjutan menjelang Kejurnas Senior di Jakarta pada September mendatang.
Sejumlah atlet yang belum tampil maksimal masih akan diberikan kesempatan bertanding agar perkembangan mereka terus terpantau. Sementara atlet yang sudah menunjukkan progres signifikan akan difokuskan pada agenda yang lebih besar.
"Khusus atlet seperti Asnidar yang sudah menunjukkan progres sangat baik, kemungkinan akan kita istirahatkan terlebih dahulu agar fokus menghadapi beberapa event penting seperti Borobudur Marathon, Jakarta Marathon, dan Maybank Bali Marathon," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa target terbesar PASI Sulawesi Tengah adalah meloloskan sebanyak mungkin atlet ke kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.
"Target kita bukan hanya meraih medali di Jateng Open, tetapi meloloskan sebanyak-banyaknya atlet menuju PON 2028," tegasnya.
Warsita menilai Jateng Open menjadi ajang yang sangat penting karena kompetisi atletik nasional masih relatif minim. Kejuaraan seperti ini menjadi kesempatan bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan sekaligus mencari bibit-bibit terbaik Sulawesi Tengah.
Ia juga mengakui persaingan semakin berat karena banyak daerah diperkuat atlet klub, perguruan tinggi, hingga atlet profesional.
"Persaingan sekarang semakin ketat. Banyak daerah tidak hanya membawa atlet daerahnya, tetapi juga atlet klub, kampus, bahkan tim profesional. Namun capaian atlet-atlet Sulawesi Tengah kali ini sungguh luar biasa dan patut kita apresiasi," tutupnya.
Reporter: Adi Pranata
Editor: Udin Salim
Apa Reaksimu?

