Optimalkan Potensi Ekosistem, Dinas Perikanan Donggala Gandeng Akademisi UNISA Palu dalam Program KNMP

Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengambil langkah strategis guna memastikan kesuksesan program Kampung Nelayan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam upaya memaksimalkan program prioritas bentukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut, pemerintah daerah secara resmi menggandeng pihak akademisi dari Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu.

Sep 16, 2026 - 09:30
Optimalkan Potensi Ekosistem, Dinas Perikanan Donggala Gandeng Akademisi UNISA Palu dalam Program KNMP
Kadis Perikanan Donggala, Ali Asegaf. (Foto: METROSULAWESI/ Tamsyir Ramli)

DONGGALA, METROSULAWESI.NET - Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengambil langkah strategis guna memastikan kesuksesan program Kampung Nelayan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam upaya memaksimalkan program prioritas bentukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut, pemerintah daerah secara resmi menggandeng pihak akademisi dari Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu.

Keterlibatan institusi pendidikan ini tidak main-main. Perwakilan akademisi dari UNISA Palu dipastikan masuk secara resmi ke dalam struktur Tim Percepatan Pembangunan Program Kampung Nelayan KNMP demi mengawal program agar berjalan tepat sasaran dan berdampak jangka panjang.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan akademisi ini merupakan wujud nyata kolaborasi untuk membangun sektor pesisir secara ilmiah dan terukur. Kehadiran para petinggi kampus dalam rapat koordinasi perdana di ruang kerja Bupati Donggala menjadi bukti keseriusan komitmen kedua belah pihak.

"Iya, kami secara resmi menggandeng akademisi dari UNISA Palu untuk masuk ke dalam tim percepatan program Kampung Nelayan KNMP. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Bupati hari ini, pihak kampus diwakili langsung oleh Wakil Rektor [Pembantu Rektor], Pak Hasan, serta Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Baharuddin," jelas Ali Assegaf saat memberikan keterangan di Kantor Bupati Donggala, Senin (14/9/2026).

Fokus pada Pengelolaan Ekosistem Pesisir

Saat dimintai keterangan mengenai porsi kerja, Ali memaparkan bahwa keterlibatan para pakar dari UNISA Palu ini akan difokuskan pada aspek kajian ilmiah, keberlanjutan lingkungan, serta pengelolaan potensi maritim. Pihak akademisi sengaja ditempatkan pada fungsi strategis tersebut agar pembangunan infrastruktur nelayan nantinya tidak merusak lingkungan sekitar.

"Keterlibatan tim akademisi di dalam Tim Percepatan ini akan lebih diarahkan pada hal-hal yang menyangkut pemanfaatan dan pengelolaan ekosistem pesisir. Jadi, peran mereka murni pada penguatan konsep lingkungan dan sains maritim, serta tidak akan masuk ke dalam ranah teknis ataupun pengerjaan fisik proyek," sebut Ali secara detail.

Lebih lanjut, Ali menambahkan bahwa kerja sama ini bukan merupakan agenda dadakan. Pemerintah Kabupaten Donggala sebelumnya memang telah mengikat komitmen formal melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Alkhairaat Palu. Melalui MoU tersebut, UNISA Palu menjadi salah satu mitra utama Pemda Donggala dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah melalui pendekatan tri dharma perguruan tinggi.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow