UEFA: Banyak Pihak Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Penolakan Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) terhadap rencana FIFA menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta terus meluas.

Juli 30, 2026 - 06:38
Juli 30, 2026 - 06:38
UEFA: Banyak Pihak Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

JAKARTA, METROSULAWESI.NET- Penolakan Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) terhadap rencana FIFA menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta terus meluas.

"Setelah berdiskusi dengan banyak pemangku kepentingan di seluruh dunia sepak bola, UEFA mengetahui terdapat penolakan yang signifikan dan terus berkembang terhadap skema FIFA tersebut," demikian pernyataan resmi UEFA melalui media sosial mereka pada Rabu.

Penolakan UEFA itu dilatarbelakangi anggapan penjualan saham Piala Dunia akan lebih menguntungkan segelintir pihak dibanding perkembangan sepak bola.

UEFA menegaskan FIFA tidak bisa terus menggunakan sepak bola untuk memperkaya diri mereka sendiri dan sekelompok pihak.

"Kita bisa mengembangkan sepak bola dengan cara yang benar. Sudah saatnya memprioritaskan asosiasi, klub, liga, pemain, dan suporter," tulis UEFA.

UEFA juga menyoroti langkah FIFA yang disebut memberikan tenggat waktu kepada asosiasi-asosiasi anggotanya untuk mendukung proposal tersebut. Menurut UEFA, asosiasi yang tidak memberikan dukungan berisiko kehilangan tawaran pembayaran satu kali dari FIFA.

"Hari ini kami mengetahui adanya tenggat waktu dari FIFA kepada asosiasi untuk mendukung proposal mereka atau tawaran pembayaran satu kali itu akan ditarik. Hal itu sudah menjelaskan segalanya mengenai rencana itu," demikian pernyataan UEFA.

Sikap tersebut merupakan pernyataan lanjutan UEFA setelah mengecam keras rencana FIFA menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta.

UEFA menilai jiwa dan tata kelola sepak bola bukanlah aset yang dapat diperjualbelikan, terlebih tanpa transparansi mengenai pihak-pihak yang akan memperoleh keuntungan finansial.

Kontroversi tersebut mencuat setelah laporan The Times menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino tengah mengkaji penjualan saham dalam kompetisi-kompetisi utama FIFA, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub, melalui pembentukan perusahaan baru yang akan mengelola turnamen-turnamen tersebut.

Sementara itu, FIFA menyatakan skema tersebut bertujuan meningkatkan pendanaan pengembangan sepak bola hingga lebih dari 10 miliar dolar AS, dengan syarat memperoleh persetujuan dari asosiasi-asosiasi anggota FIFA. (ant) 

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow