Dinas Perikanan Donggala Kawal Asuransi untuk 3.932 Nelayan di Kementerian Kelautan

Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengambil langkah progresif untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan para pahlawan protein di wilayahnya. Instansi teknis tersebut resmi mengusulkan sebanyak 3.932 jiwa profesi nelayan ke Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, untuk mendapatkan program bantuan jaminan asuransi ketenagakerjaan.

Sep 12, 2026 - 06:30
Dinas Perikanan Donggala Kawal Asuransi untuk 3.932 Nelayan di Kementerian Kelautan
Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Asegaf. (Foto: METROSULAWESI/ Tamsyir Ramli)

DONGGALA, METROSULAWESI.NET - Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengambil langkah progresif untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan para pahlawan protein di wilayahnya. Instansi teknis tersebut resmi mengusulkan sebanyak 3.932 jiwa profesi nelayan ke Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, untuk mendapatkan program bantuan jaminan asuransi ketenagakerjaan.

Langkah pengusulan ini dilakukan sebagai bentuk respons nyata pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan hukum dan finansial bagi para nelayan tradisional yang memiliki risiko kerja sangat tinggi saat melaut.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assegaf, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal proses verifikasi data ini di tingkat pusat agar realisasi bantuan premi asuransi dapat segera diturunkan pada tahun anggaran berjalan.

"Tahun ini asuransi nelayan harus turun. Kami akan mengawal langsung di KKP melalui Ditjen Perikanan Tangkap. Sebenarnya target jangka panjang kita ada 10 ribu jiwa lebih, tetapi untuk tahap ini yang sudah masuk data sistem di Ditjen Tangkap sebanyak 3.932 jiwa nelayan Donggala. Ini yang kita kawal ketat agar terealisasi tahun ini, karena pada tahun-tahun sebelumnya program perlindungan ini belum ada dan nelayan kita cenderung menggunakan asuransi mandiri," ujar Ali Assegaf saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (9/9/2026) sore.

Cakupan Perlindungan hingga ke Darat

Lebih lanjut, Ali Assegaf menjelaskan bahwa skema perlindungan asuransi yang diusulkan ini tidak hanya berlaku saat nelayan berada di lautan bebas, melainkan juga memberikan jaminan perlindungan ketika mereka berada di darat. Jaminan ini dinilai penting karena risiko kematian atau ketidakmampuan fisik akibat sakit tetap mengintai kehidupan rumah tangga nelayan.

"Nelayan Donggala harus mendapatkan proteksi yang menyeluruh, baik saat mereka sedang melaut maupun saat berada di darat. Jika mereka tidak melaut, misalnya karena mengalami sakit keras atau meninggal dunia karena faktor usia, asuransi ini tetap memberikan santunan. Sebagai contoh kasus nyata, baru-baru ini ada nelayan di Desa Boneoge yang meninggal dunia karena sakit, dan keluarga yang ditinggalkan sangat membutuhkan uluran bantuan keuangan," sebutnya.

Berdasarkan rincian skema perlindungan yang diusulkan ke kementerian, nilai manfaat santunan yang akan diterima oleh ahli waris atau nelayan yang bersangkutan dibagi menjadi beberapa kategori: Pertama, Nelayan yang dinyatakan hilang atau meninggal dunia saat melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut akan mendapatkan santunan sebesar Rp75 juta. Kedua, Nelayan yang meninggal dunia di darat akibat sakit atau faktor alami akan mendapatkan santunan perlindungan sebesar Rp40 juta.

Selain pemberian santunan berupa uang tunai kepada keluarga yang berduka, program jaminan sosial dari kementerian ini juga mencakup aspek keberlanjutan masa depan keluarga nelayan. Ali menambahkan bahwa anak-anak dari nelayan yang meninggal dunia akan mendapatkan hak prioritas berupa bantuan operasional sekolah atau beasiswa pendidikan.

Melalui pengawalan program ini, Dinas Perikanan Kabupaten Donggala berharap angka kemiskinan ekstrem di pesisir pantai dapat ditekan, sekaligus memotivasi para nelayan untuk lebih tenang dan fokus dalam meningkatkan hasil tangkapan demi mendongkrak roda perekonomian daerah.

Reporter: Tamsyir Ramli 
Editor: Udin Salim

Apa Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow